Sofyan Tsauri, mantan teroris, menilai bom yang digunakan pelaku berbahan TATP alias triaceton triperoxide. Bahan itu beken disebut Ibu Setan atau The Mother of Satan.
"Dugaan kuat memakai TATP, biasa di sebut The Mother of Satan, sejenis bahan high explosiv, punya daya ledak tinggi dan punya daya hancur luar biasa," kata Sofyan.
Menurutnya, bahan bom itu teridentifikasi dari efeknya yang mampu menghancurkan tubuh pelaku.
"Entah pakai panci atau tupperware, masih diteliti. Yang jelas ketika blarrr (meledak) efeknya ke depan," kata dia.
Sofyan menduga, pelaku adalah kader teroris Jamaah Ansharut Daulah alias JAD.
"Motif pelaku terlihat dari motornya tertulis KUHP dan hukum syirik/ kafir perangi penegak hukum setan QS 9: 29. Lalu di atas lampu ada bendera 1515 artinya itu dari kelompok 1515 artinya kelompok JAD," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, Polsek Astanaanyar dibom oleh teroris. Dalam kejadian itu, tiga polisi jadi korban.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, kronologi ledakan bom bunuh diri di kantor Polsek Astanaanyar.
Sebelum terjadi ledakan pukul 08.20 WIB, anggota polisi di Polsek Astanaanyar sedang apel pagi. Mendadak, ada lelaki misterius menerobos masuk markas sembari mengacungkan senjata tajam.
Laki-laki itu menerobos barisan polisi yang tengah apel, sejumlah anggota menghindar dan tiba-tiba terjadi ledakan.
Pelaku membawa bom, diduga bom bunuh diri, pelaku meninggal dunia," ujar Kombes Aswin.
Berita Terkait
-
Kapolda Jabar Ungkap Kronologi Lengkap Ledakan Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung, Ridwan Kamil Turut Beri Himbauan
-
Tangis Istri Pelaku Bom Bunuh Diri Pecah Usai Sang Suami Ledakkan Diri di Polsek Astanaanyar Bandung
-
Satu Polisi Meninggal, Pasukan Gegana Polda Jawa Barat Ledakan Sisa Bom Bunuh Diri
-
Kapolri Sebut Pelaku Pernah Ditahan Terkait Kasus Bom Cicendo 2017, Ternyata Masih Masuk Kategori Merah
-
Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar, Polri: Situasi hingga Saat Ini Terkendali, Masyarakat Tetap Tenang
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI