SuaraBatam.id - Divisi Perlindungan Konsumen Departemen Kehakiman Carolina Utara pada akhir Oktober 2022 lalu melayangkan keluhan pada kandungan kopi Starbuck.
Kabar ini bermula dari sebuah keluhan yang dilaporkan oleh perusahaan penjual kopi antioksidan tinggi dari Carolina Utara, Puroast.
Dilansir dari laman NYPost Jumat 4 November 2022, dalam surat tertulis bahwa variasi biji kopi French Roast Whole Bean Starbucks memiliki kandungan nutrisi yang melebihi ambang batas dibanding biji murni lain yang dijual di supermarket.
Hal tersebut tentu mengejutkan banyak pihak, apalagi pengujian laboratorium independen menemukan bila varian dark roast tersebut memiliki kadar kalium atau potasium mencapai 13 persen lebih banyak dibandingkan milik Dunkin Donuts atau Lavazza.
Padahal, menurut National Kidney Foundation kalium alami di banyak makanan termasuk kopi hitam per 8 ons bubuk kopi mengandung 116 miligram kalium. Sehingga kadar berlebihan bisa berdampak buruk bagi ginjal.
Tak cuma itu, perusahaan Starbucks juga dinilai lalai lantaran tidak mencantumkan nilai kandungan tersebut dalam daftar bahan baku atau nutrisi mereka sehingga berpotensi untuk merugikan pelanggan.
"Temuan ini hanya bisa terjadi bila dengan sengaja menambahkan kalium ke dalam kopi selama proses produksi Starbucks," tulis laman tersebut.
Di sisi lain, juga disayangkan temuan dengan kandungan yang bertentangan dengan label Starbucks ini mengklaim bila kopi mereka terbuat dari 100 persen kopi Arabika.
Dalam kutipan tersebut ditulis juga dugaan penambahan kadar kalium ini digunakan untuk mengurangi rasa asam dan pahit saat diseduh.
Menanggapi hal ini perwakilan Puroast, David Puryear mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Starbucks ini berbahaya.
"Bahan apapun yang ditambahkan pada makanan atau minuman selama produksi terutama bila memiliki potensi resiko kesehatan haruslah dinyatakan dalam label," ujarnya.
Sementara itu pihak Starbucks telah menolak klaim yang dilakukan Puroast. Sembari menunggu kasus ini berjalan mereka bersikeras bahwa telah mematuhi persyaratan pelabelan oleh BPOM Amerika Serikat.
"Kami mengetahui keluhan yang diajukan Puroast ke Divisi Perlindungan Konsumen Carolina Utara dan percaya itu tidak berdasar, kami tidak menambahkan kalium atau potasium ke kopi Starbucks Dark French Roast,” kata juru bicara Starbucks
Berita Terkait
-
Secangkir Kopi Pagi Hari Tanpa Scroll: Jeda Kecil yang Sering Kita Lewatkan
-
Ketika Kopi dan Seni Bertemu, Menikmati Galeri Jadi Pengalaman yang Berbeda
-
1 Oktober Hari Apa? Makna, Sejarah, dan Peringatan Penting di Tanggal Ini
-
Dulu Harus ke Kedai, Kini Secangkir Kopi Bisa Menghampiri Konsumen Lewat Gerobak Listrik
-
Wamendag Soroti Kopi Indonesia yang Lebih Dikenal sebagai Java hingga Sumatra
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah
-
Nilai Merek BRI Tembus USD6,9 Miliar, Jadi yang Tertinggi di Indonesia
-
Resmi Berganti, Kapolda Kepri Baru Ingin Wujudkan Polri yang Modern
-
Pemkab Natuna Resmi Buka Lomba Gasing, Digelar Selama 10 Hari
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang