SuaraBatam.id - Sekira 134 orang dilaporkan tewas setelah jembatan penyeberangan berusia seabad ambruk di negara bagian Gujarat, India barat pada Minggu (30/10/2022) lalu.
Ambruknya jembatan juga menyebabkan ratusan orang terjun ke Sungai Machchhu.
Saat kejadian, sekitar 350 orang berada di dalam dan di sekitar jembatan, menurut Brijesh Merja, seorang menteri di pemerintahan Gujarat.
Ia melanjutkan, sebagian besar dari mereka yang meninggal adalah anak-anak, wanita dan orang tua.
Jembatan itu ambruk empat hari setelah dibuka kembali untuk umum dan sekitar tujuh bulan setelah dimulainya pekerjaan renovasi.
Jembatan itu dibangun pada tahun 1880, selama era Victoria, panjangnya sekitar 755 kaki.
Video yang disiarkan oleh saluran televisi lokal menunjukkan orang-orang berenang ke bagian jembatan yang tergantung di air, dengan lebih dari puluhan orang berjuang untuk berpegang teguh pada tepian saat mereka menunggu untuk diselamatkan.
Dalam video terdengar anak-anak dan wanita menjerit dan menangis meminta tolong.
Petugas penyelamat bergegas menarik korban dari sungai, rekaman video yang dirilis oleh pemerintah Gujarat menunjukkan perahu-perahu kecil bekerja sepanjang malam untuk membantu pencarian dan penyelamatan, dan menarik mayat-mayat keluar dari air.
Baca Juga: 132 Orang Tewas Setelah Jembatan Bersejarah di India Ambruk
Pada malam itu, Kantor kolektor distrik di Morbi, distrik di mana jembatan ambruk mengatakan 170 orang telah diselamatkan.
Kantor itu mengatakan, selain pasukan tanggap bencana nasional, tim dari Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara India sedang dalam perjalanan untuk membantu operasi yang rumit itu karena malam hari dan sungai menjadi gelap.
Perdana Menteri Narendra Modi yang berasal dari Gujarat dan berada di negara bagian itu untuk kunjungan tiga hari mengumumkan kompensasi tunai untuk keluarga mereka yang tewas atau terluka.
"Hati saya bersama para korban di Morbi," kata Modi pada acara publik pada hari Senin (31/10/2022) kemarin.
"Saya jarang merasakan sakit seperti ini dalam hidup saya."
Seperti diketahui, jembatan itu sangat sibuk selama akhir pekan, karena musim festival Hindu menarik lebih banyak wisatawan dan keluarga ke atraksi yang baru dibuka kembali.
Berita Terkait
-
Demi Makan, Jutaan Orang Rela Kerja ke Sini Meski Terancam Tewas Terbunuh
-
KTT BRICS di India: Presiden Prabowo Bawa Agenda Strategis Ekonomi hingga Ketahanan Pangan
-
Disambut Hangat di India, Presiden Prabowo Beri Pesan Khusus ke Mahasiswa Indonesia
-
Intip Bobroknya MBG di India: Temuan Anak Ular, Detergen Jadi Garam hingga Satu Siswa Meninggal
-
Polisi Tangkap Penjambret HP WNA India di Gondangdia, Satu Pelaku Masih Diburu
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Terkini
-
Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!
-
Mantri BRI Dewi Natalia, Dedikasi 15 Tahun Dampingi 380 Debitur Mikro
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara