SuaraBatam.id - Pelaksana Tugas (Plt) Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Nurma Dewi memberikan tanggapan terkait proses pemeriksaan tambahan kepada Lesti Kejora.
Adapun, pemeriksaan tambahan ini terkait laporan KDRT yang diduga dilakukan suaminya, Rizky Billar.
Nurma mengatakan, Lesti Kejora mendapat 19 pertanyaan saat menjalani pemeriksaan tambahan.
Sementara, pertanyaan pertama yang diajukan penyidik adalah kondisi kesehatan Lesti Kejora saat ini yang disebut semakin membaik.
"Saudari kita L, sudah disiapkan beberapa pertanyaan yang jelas kemudian sudah dijawab saudari L. 19 pertanyaan kurang lebih."
"Jadi kita memeriksa orang itu pasti yang pertama kita tanya adalah dalam keadaan sehatkah? Bila bisa menjawab berarti dalam keadaan sehat. Kita doakan sajalah biar cepat sembuh dan pulih sedia kala," kata Nurma Dewi, dikutip dari tayangan KH Infotainment, Selasa (11/10/2022).
Meski belum tahu kapan Rizky Billar dipanggil kembali oleh kepolisian, Nurma Dewi memastikan kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora akan segera diproses.
Pihaknya pun meminta publik bersabar karena akan ada satu saksi yang kembali diperiksa terkait kasus ini.
"Kasusnya sudah dilaporkan, pasti proses. Kenapa kita mencari barang bukti kemudian saksi-saksi ya itu, proses masih berlangsung," tutur Nurma Dewi.
Baca Juga: Aldi Taher Dukung Rizky Billar hingga Kecam Indosiar? Netizen: Khilaf Matamu! Pansos Melulu
"Kita jadwalkan besok (Selasa, 11 Oktober 2022), yakni penjaga rumah dari saudari kita, L. Satu orang (saksi)," tambahnya.
Sementara, Nurma Dewi pun enggan secara gamblang mengungkapkan motif-motif terkait kasus KDRT yang dialami Lesti Kejora.
Sebab, beragam motif KDRT muncul ke publik dan cenderung saling memojokkan satu pihak dengan pihak lainnya.
"Jadi motif-motif yang dilaporkan atau yang menjadi sebab akibat itu nanti yang jelas penyidik mencari semua motif apapun judulnya. Itu yang berwenang adalah penyidik yang menjawab," katanya.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
-
Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar