SuaraBatam.id - Kerusuhan setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) membuat ratusan orang meninggal dunia.
Kerusuhan yang berujung tragedi ini tercatat sebagai salah satu duka paling kelam dalam sejarah sepakbola Tanah Air.
Lantas, bagaimana fakta-fakta terkait tragedi Kanjuruhan ini? Berikut fakta-fakta yang dikutip dari berbagai sumber:
1. Korban Tewas
Jumlah korban tewas dari tragedi Kanjuruhan masih belum diketahui secara pasti sebab beberapa pihak yang mengungkap jumlah korban tewas angkanya berbeda-beda.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak menyebut angka korban tewas yang tercatat pada Minggu (2/10/2022) mencapai 174 orang.
Emil menyebut data tersebut merupakan data yang berhasil dihimpun oleh pihak BPBP Jawa Timur.
Sementara, ada 28 supporter yang mengalami luka berat dan 11 orang mengalami luka ringan
Di sisi lain, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan jumlah korban tewas akibat tragedi Kanjuruhan sebanyak 125 orang.
Ia menjelaskan, sebelum dilakukan pembaruan data, jumlah korban tewas sebanyak 129 orang, namun setelah proses verifikasi diketahui ada data ganda.
Sementara, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta dalam jumpa pers pada Minggu (2/10/2022) dini hari menyebut sekira 127 menjadi korban tewas dalam tragedi Kanjuruhan.
2. Penyebab Tewas
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pertandingan di Stadion Kanjuruhan awalnya berjalan dengan lancar.
Namun, setelah permainan berakhir dan Arema FC mengalami kekalahan, sejumlah pendukung Arema FC merasa kecewa dan turun ke lapangan untuk mencari pemain dan ofisial.
Petugas pengamanan kemudian melakukan upaya pencegahan untuk mengalihkan agar para suporter tidak turun ke lapangan dan mengejar pemain.
Berita Terkait
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Indra Sjafri Bagikan Tips agar Anak Bisa Jadi Pesepak Bola Profesional
-
Setelah 16 Tahun, Spanyol Kembali Jadi Raja Sepak Bola Dunia
-
Warga Menteng Berharap Liga Aspal Tak Lagi Digelar di Jalanan
-
Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ini Aksi Nyata BRI Peduli Dalam Tingkatkan Kualitas Pendidikan SD di Hari Anak Nasional 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital
-
Viral Pria dan Wanita Ribut di Pinggir Jalan Kota Batam, Ini Kata Polisi
-
Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu