SuaraBatam.id - Hasnaeni Moein ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada tahun 2016-2020.
Sosok yang dikenal sebagai ‘Wanita Emas’ itu menolak dibawa petugas untuk masuk ke mobil tahanan hingga menangis histeris.
Lantas, mengapa Hasnaeni Moein disebut wanita emas?
Dikutip dari berbagai sumber, ternyata julukan wanita emas didapatkan dari partai yang ia bangun.
Hasnaeni merupakan pendiri Partai Emas dan menjabat sebagai Ketua Umumnya.
Partai Emas sendiri merupakan singkatan dari Partai Era Masyarakat Sejahtera.
Dalam beberapa wawancara, Hasnaeni menuturkan Emas merupakan simbol kesejahteraan.
Bahkan, julukan tersebut sudah ia gunakan sejak mencoba maju dalam Pilkada di Tangerang Selatan pada 2010 lalu.
Hasnaeni batal maju sebagai wakil rakyat namun nama Wanita Emas masih tersemat ke dalam dirinya.
Baca Juga: Kontroversi Wanita Emas: Ngebet Jadi Gubernur DKI, Berani Potong Jari Saat Kritik Anies
Kemudian, sosoknya pun masih menyematkan ‘Era Masyarakat Sejahtera’ atau Emas saat maju pda Pilkada DKI 2017.
Kemudian mulailah ia menginisiasi kembali Partai ini dan mulai diresmikan pada 2020 lalu.
Harapan Hasnaeni, nama Wanita Emas yang ia sematkan dalam julukannya ini bisa membawa kesejahteraan.
Partai Emas juga sempat menjadi sorotan saat nama Max Sopcua ikut dalam kontroversi untuk melengserkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) pada tahun lalu.
Sebab, kala itu Max Sopacua yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Emas mengundurkan diri untuk fokus pada isu kudeta terhadap kepemimpinan AHY pada Februari 2021 silam.
Lalu Partai Emas juga dikenal karena mendirikan usaha ojek online bernama Emas-Jek.
Berita Terkait
-
Bukan Hukuman Ringan, Nadiem Makarim Berharap Bisa Bebas dalam Putusan Hakim
-
Nadiem Makarim Akui Tak Yakin dengan Chromebook saat Meeting dengan Google
-
KPK Jadwalkan Pemeriksaan 2 Tersangka Swasta Kasus Kuota Haji Hari Ini
-
Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli