SuaraBatam.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan gelombang laut tinggi akan melanda dua kabupaten di Kepulauan Riau (Kepri).
Untuk itu, BMKG mengingatkan pengguna transportasi mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di laut.
"Ada dua daerah yang gelombang air lautnya cukup tinggi hari ini yaitu wilayah perairan Karimun dan Kepulauan Anambas," ujar Forecaster On Duty BMKG Batam, Fitri Annisa, Selasa (13/9/2022), dilansir dari Batamnews--jaringan suara.com.
Pihaknya mengimbau untuk masyarakat kepulauan Riau yang hendak berpergian menggunakan jalur laut ke wilayah tersebut agar selalu waspada.
"Waspada gelombang laut yang dapat mencapai ketinggian 1.5 meter di perairan itu," kata dia.
Sementara itu untuk gelombang di perairan Batam diprediksi tidak setinggi di Karimun dan Anambas. Ketinggian gelombang laut hanya mencapai 0.5 hingga 1.25 meter saja.
Sedangkan untuk cuaca di Kepulauan Riau, BMKG menyebut adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan kilat atau petir.
Pemicunya adalah konvergensi massa udara yang mendukung pertumbuhan awan-awan hujan. Sehingga secara umum cuaca hari ini diprakirakan berawan dan berpeluang hujan.
"Juga akan terjadi angin kencang pada pagi, siang, malam dan dini hari," pungkasnya.
Baca Juga: Gelombang Laut Tinggi, ABK di Karimun Jatuh ke Laut dan Belum Ditemukan
Berita Terkait
-
BMKG Prediksi Seluruh Jakarta Diguyur Hujan pada Rabu Siang hingga Malam
-
BMKG Ungkap 75 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau
-
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Ancaman Banjir Rob di Sejumlah Pesisir
-
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng dan DI Yogyakarta Hari Ini
-
Kepala BMKG Merapat ke Istana, Bawa Laporan Karhutla dan Siaga Bencana Hidrometeorologi
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!