SuaraBatam.id - Mulai tahun 2023, berbelanja di Singapura bisa menggunakan mata uang rupiah, seperti yang disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.
"Tahun depan dengan Singapura, dan tahun kemudian dengan Filipina. Lima negara ASEAN akan tersambung dengan QR, BI FAST, dan bayarnya local currency, langsung rupiah ke Singapura," jelas Perry dikutip dari Batamnews, Jumat (9/9/2022).
Kata dia, sementara ini Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan BI FAST sudah bisa digunakan di Thailand, dan saat ini sedang melakukan uji coba dengan Malaysia.
"Orang Malaysia jadi turis (di Indonesia), langsung pakai QR dan pake BI FAST, ringgit rupiah nyambung second within second," ujar Perry lagi.
Sebelumnya, Bank Indonesia melaporkan, kerjasama pembayaran berbasis kode QR lintas negara (cross-border QR payment linkage) dengan Singapura ditargetkan untuk diluncurkan pada paruh kedua 2023.
Dengan adanya kerja sama pembayaran ini maka akan memungkinkan masyarakat Indonesia menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat berbelanja di Singapura. Sedangkan masyarakat Singapura menggunakan QR NETS saat berbelanja di Indonesia.
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Demo Kondusif, Rupiah Berotot Hari Ini ke Level Rp17.693/USD
-
Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
-
Rupiah Kembali Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.689
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset