SuaraBatam.id - Akibat padamnya listrik, penampilan Vierratale yang digawangi Widi dan Kevin Aprilio terpaksa terhenti, saat membawakan satu single mereka berjudul Rasa Ini, yang hits di tahun 2019 lalu.
Single rasa ini sendiri menjadi lagu kedua yang mereka bawakan saat tampil dalam even XYZ Live Ground 2022, yang digelar di Tumenggung Abdul Jamal, Sabtu (27/8/2022) malam.
Sontak hal ini membuat penonton ikut bernyanyi bersama Widi, walau hanya diterangi oleh lampu dari handphone.
"Aku 'kan bertahan, meski takkan mungkin," teriak penonton mengiringi Widy bernyanyi.
Kondisi hujan dan padamnya listrik saat pelaksaan event, membuat penampilan Vierratale tidak maksimal dalam membawakan single tersebut.
Sontak hal ini sempat membuat para penonton merasa kecewa dikarenakan sudah berada di lokasi event sejak sore hari, walau hujan dengan intensitas deras dan ringan telah mengguyur Kota Batam sejak siang hari.
"Sabar ya teman-teman, semoga kalian sehat selalu. Aku tahu kalian pasti kedinginan di bawah, saya saja juga kedinginan di sini," lanjut Widy berusaha menenangkan para penonton yang mulai mengekspresikan kekecewaan mereka terhadap panitia.
Kondisi padamnya listrik saat event sempat membaik, dan Vierratale berusaha performa mereka, walau beberapa item untuk tampil masih mengalami kendala teknis.
"Ayok kita mulai lagi sebelum nanti listriknya padam lagi. Walau ini monitor saya belum hidup, tolong dong," lanjut Widy sambil tetap melanjutkan penampilannya.
Baca Juga: Kapal Tanker Bermuatan 90 Ton BBM Ilegal Ditangkap Bakamla
Tidak lama berselang kondisi listrik pada event tersebut kembali mengalami kendala, sehingga penampilan Vierratale terpaksa terhenti walau baru membawa tiga lagu.
Kondisi ini kemudian kembali mendapat cibiran dari para penonton, terutama saat melihat Vierratale mulai bersiap untuk meninggalkan panggung.
"Apa ini, kok seperti ini kami sudah bayar untuk melihat penampilan Vierratale," teriak Agung yang merupakan salah satu penonton VIP.
Agung mengaku, untuk mendapatkan tiket VIP dalam event ini, ia rela merogoh kantong hingga Rp700 ribu.
Agung sendiri mengakui tidak mempermasalahkan mengenai kondisi cuaca Batam yang sangat buruk saat pelaksanaan even.
Namun, ia merasa kecewa dengan ketidaksiapan panitia dalam menghadapi segala kemungkinan terburuk, dalam melaksanakan event di tengah kondisi hujan.
Berita Terkait
-
Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen
-
Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri
-
PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar