SuaraBatam.id - Penyanyi cilik asal Banyuwangi, Farel Prayoga sukses membawakan lagu Ojo Dibandingke di depan Presiden Jokowi di sela-sela peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-77 di Istana Negara.
Ojo Dibandingke merupakan sebuah lagu dengan bahasa Jawa yang muncul 3 bulan lalu.
Pengarang lagu ini adalah seorang musisi asal Boyolali dengan nama panggung Abah Lala.
Sebagaimana suksesornya terdahulu – Didi Kempot – lirik lagu ini mengandung kata-kata dan cerita sedih.
Seperti lagu Jawa modern pada umumnya, meskipun lirik dan ceirta lagu yang dilantunkan melankolis, tetapi iringan gendang dalam lagu tersebut mampu membuat siapa saja yang mendengar bergoyang. Bergoyang dengan hati ambyar.
Jika melihat dari liriknya, lagu ini dimulai dengan sebuah verse, “Wong ko ngene kok dibanding-bandingke. Saing-saingke yo mesti kalah. Tak oyako aku yo ora mampu. Ku berharap engkau mengerti. Di hati ini hanya ada kamu.”
Verse tersebut berisi sambatan seseorang laki-laki yang sakit hati ketika dirinya dibandingkan oleh pasangannya sendiri dengan orang lain dilansir dari YouTube Abah Lala Official dan DC. PRODUCTION pada 17 Agustus 2022.
Lagu ini berlanjut dengan lirik dengan penuh harap agar pasangannya mengerti bahwa ia masih menempatkan pasangannya dalam hati.
Di bagian intro, “Jelas bedo yen dibandingke. Ora ono sing tak pamerke. Aku raiso yen kon gawe gawe. Jujur sak onone.”
Baca Juga: Teman Sekelas Ungkap Sosok Farel Prayoga Ramah dan Suka Mentraktir
Cerita dalam lagu ini berlanjut dengan sang lelaki mengaku tidak ada barang apa pun untuk ia pamerkan dan ia mengaku tidak bisa berdusta untuk pamer, dan mending memilih jujur apa adanya.
Pre-chorus pun datang dengan lirik, “Sopo wonge sing ra loro ati. Wes ngancani tekan semene. Nanging kabeh ora ono artine. Raono ajine,”.
Sang lelaki pun sambat lagi dengan mengaku sedang sakit hati, karena dia sudah menemani sang kekasih hingga jauh. Namun, semua perjuangannya hanya sia-sia belaka, tidak ada arti dan tidak ada harganya.
Lagu pun masuk dalam chorus yang jadi satu dengan verse yang panjang, "Wong ko ngene kok dibanding-bandingke (Orang seperti ini kenapa dibanding-bandingkan).”
“Saing-saingke yo mesti kalah (Dipersaingkan ya mesti kalah).”
“Tak oyako aku yo ora mampu (Kukejar pun aku juga tidak mampu).”
Berita Terkait
-
Dituding Keruk Harta Farel Prayoga Rp10 Miliar, Sang Ayah Beberkan Aset di Kampung
-
Tak Tahan Difitnah Habiskan Duit Anak, Ayah Farel Prayoga Adukan Sang Manajer ke Mabes Polri
-
Ayah Farel Prayoga Protes Soal Penghasilan Rp10 Miliar, Manajer Beri Klarifikasi
-
Bela Manajer, Farel Prayoga Sentil Ayahnya Jual 2 Motor
-
Manajer Kembali Buka Borok Ayah Farel Prayoga, Tak Bayar Utang hingga Selingkuh
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga