SuaraBatam.id - Film "Decision to Leave" karya sutradara Park Chan-wook asal Korea Selatan akan diputar di penghargaan Oscar pada Maret tahun depan.
Dikutip dari laporan Yonhap hari ini, Dewan Film Korea (KOFIC) pada Jumat mengatakan film itu masuk kategori film fitur internasional terbaik Academy Awards ke-95.
Kategori untuk film non-berbahasa Inggris di Oscar mengharuskan setiap negara untuk mengirimkan satu film sebagai perwakilan resmi mereka.
"Decision to Leave" merupakan karya terbaru yang dibuat sutradara Park setelah merilis film thriller "The Handmaiden" (2016). Film ini ditayangkan perdana di Festival Film Cannes pada Mei lalu dan Park memenangkan penghargaan sutradara terbaik di ajang tersebut.
"Decision to Leave" bercerita tentang seorang detektif yang menaruh rasa curiga terhadap seorang janda misterius sebagai pelaku kasus pembunuhan. Ia kemudian jatuh cinta pada perempuan tersebut setelah berhari-hari mengintai dan menginterogasi.
Menurut Screen Daily, film karya Park itu telah dijual oleh CJ ENM ke 192 wilayah, mendekati penjualan tertinggi dalam sejarah film Korea yang dipegang oleh “Parasite” (2019) karya Bong Joon Ho.
Di ajang Academy Awards ke-92, "Parasite" telah memenangkan kategori film fitur internasional terbaik, serta tiga kategori lain, termasuk film terbaik, menjadikannya film buatan Korea pertama yang memenangkan Oscar. [antara]
Berita Terkait
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
-
Dari Perawatan Kulit hingga Wellness, Korea Selatan Perkenalkan Wisata Kesehatan di Jakarta
-
Jeon Do Yeon Diprediksi Masuk Nominasi Oscar Berkat Film Possible Love
-
Babymonster Ketagihan Ngomong Josjis saat Konser di Jakarta, Sampai Bilang Sayange ke MONSTIEZ
-
Gong Yoo Cerita ke Fans Jakarta, Bahagia Main LEGO Berjam-jam Sambil Dengar Musik
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan