SuaraBatam.id - Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan dugaan penipuan terhadap turis Myanmar yang berkunjung ke Batam.
Dalam video itu, narasi yang disertakan menggunakan aksara Myanmar yang jika dialihbahasakan bermakna 'kata orang di depan' disertai emotikon menepuk jidat.
Video itu diunggah oleh akun TikTok @mishoonlay8. Namun belakangan, video tersebut telah dihapus oleh pemilik akun.
Kanit Reskrim Polsek Kawasan Pelabuhan Polresta Barelang, Iptu Agus Sapriadi mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan terkait video viral itu.
"Itu sopir pelabuhan Batam Center dan langsung kita minta keterangan," ujar Agus dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Senin (1/8/2022).
Berdasarkan hasil pemeriksaan, fakta yang sebenarnya tak sesuai dengan isi pada video yang sempat viral itu. Ia mengatakan bahwa tak ada unsur penipuan, melainkan kesalahpahaman antara sopir dan penumpangnya.
Diceritakannya bahwa saat itu, dua penumpang WNA dari Myanmar tiba di Pelabuhan Batam Center pada tanggal 9 Juli 2022. Mereka kemudian menumpang sebuah taksi pangkalan dengan sopir bernama Afrizal.
"Itu saat lebaran Idul Adha dia (penumpang) datang ke Batam, kemudian menyewa jasa Afrizal sebagai sopir taksi di pangkalan," katanya.
Kemudian, kedua penumpang yang diketahui sebagai pasangan suami istri tersebut meminta antar ke wilayah Welcome To Batam, Batam Kota, dengan biaya sebesar Rp 60 ribu.
Namun sebelum mereka berangkat kedua penumpang tersebut bertanya kepada sang sopir berapa biaya untuk menyewa satu harian.
"Disampaikan oleh sopir bahwa One Drop sebesar Rp 60 ribu sedangkan One Day sebesar 60 SGD," imbuhnya.
Setelah itu, terjadilah kesepakatan yakni penumpang tersebut menyewa satu harian dengan rute yang disepakati yaitu Welcome To Batam, Jembatan Barelang, Kopak Jaya Seafood, Nagoya dan Resort Nongsa Point Marina.
"Semua tempat tersebut telah didatangi dan penumpang di drop ke Resort NPM, sesuai video yang viral penumpang tak mengerti untuk menghitung uang rupiah saat akan membayar dan sambil bermain Tiktok kebetulan juga saat itu sopir mengambil uang dan menghitung serta mengambil sesuai kesepakatan sebesar Rp 600 ribu," tambahnya.
Bahkan, keesokan harinya penumpang tersebut menghubungi sopir untuk meminta jemput dari NPM dan meminta antar ke pelabuhan Ferry Terminal Batam Center dengan tarif Rp 250 ribu.
"Setelah itu dijemput oleh sopir dan diantarkan ke pelabuhan kemudian kedua WNA Myanmar itu pulang ke Singapura, jadi video yang viral tak sesuai sama keadaan yang sebenarnya, Rp 60 ribu itu hanya tarif untuk diantarkan ke Welcome To Batam," tegasnya.
Berita Terkait
-
Viral Bapak Penjual Buku Mewarnai di CFW, Sepi Pembeli Meski Telah Menunggu Lama
-
Video Viral Wanita Ceritakan Dugaan Modus Penipuan Kartu ATM Tertelan, Wajib Tonton untuk Kewaspadaan!
-
Driver Taksi Online Bekasi Dibunuh di Indramayu, Polisi Buru Pelaku
-
Gemas! Tingkah Kucing Temani Pemilik Tengah Malam, Pura-pura Tidur saat Direkam
-
Mayat yang Ditemukan Terlilit Lakban Ternyata Sopir Taksi Online
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV