SuaraBatam.id - Aksi seorang guru yang mengajarkan mata pelajaran (mapel) PKN pada siswa SD, viral di media sosial.
Aksi tersebut terekam dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @lusy_nugraha pada Senin (25/7/2022) lalu.
Dalam video tersebut, sang guru mengajarkan tentang praktik pembentukan karakter kepedulian dan empati.
Awalnya, beberapa siswa SD itu beradegan layaknya di bus dengan sopir dan beberapa penumpangnya.
Penumpang dalam bus tersebut diceritakan sudah penuh, tetapi ada penumpang lain yang datang dan bus pun berhenti.
Bus kemudian kembali jalan saat penumpang baru yang diceritakan seorang ibu dan anaknya yang masih kecil masuk ke dalam.
Kemudian, salah satu penumpang pun berdiri untuk menggantikan agar ibu dan anaknya dapat duduk di kursi.
Selanjutnya, bus kembali berhenti dan siswa yang berperan sebagai wanita hamil pun masuk.
Sama seperti sebelumnya, bus kembali jalan dengan seorang penumpang berdiri untuk menggantikan wanita hamil itu duduk di kursi.
Baca Juga: Diduga Lakukan Pencabulan, Oknum Guru Pesantren di Asahan Ditangkap
Hal yang sama juga terjadi saat ada anak yang berperan sebagai orang tua masuk.
Alhasil, video yang merupakan praktik dari mapel PKN untuk pembentukan karakter kepedulian dan empati dalam keseharian itu, viral di media sosial.
Hingga Kamis (28/7/2022), video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 6,9 juta kali.
Video tersebut juga disukai lebih dari 400 ribu kali dan mendapat lebih dari 10 ribu komentar dari warganet.
Banyak warganet yang mengaku terharu dan memuji keterampilan guru yang mengajarkan hal tersebut kepada siswa SD.
"ko aku nangis nontonnya, terima kasih bpk/ibu guru untuk ilmu nya, karena pasti sangat berguna ketika besar nanti," tulis akun @rinipertamaa.
Tag
Berita Terkait
-
Inovasi Media MUWAKIB: Cara Guru NU Pekalongan Bikin Belajar Bahasa Arab Jadi Seru
-
Ada 5.400 Pesantren di Jateng, Ahmad Luthfi Perkuat Dukungan untuk Santri dan Guru Agama
-
Terima Surat Forum Guru Besar, Hasto: Desakan Gibran Mundur Harus Didengar Presiden dan DPR
-
Anggaran Pendidikan Tembus Rp 17 T, Tapi Sertifikasi Guru di Jakarta Diduga Belum Tembus 50 Persen
-
Inovasi Pendidikan Terhambat: Dilema Guru Dibebani Program di Luar Tupoksi
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak
-
Pemukulan Siswa di Batam, Orang Tua Korban Ngaku Diintimidasi Lapor Polisi
-
Kick-off Perayaan HUT ke-131, BRI Kedepankan Semangat Ekonomi Kerakyatan
-
Gandeng Kemlu, BRI Dorong Investasi Global dan Perluas Akses UMKM ke Pasar Internasional