SuaraBatam.id - Pasokan atau stok hewan kurban untuk Idul Adha jadi terbatas di Batam karena imbas penyaki PMK.
Kalangan masyarakat terutama warga Muhammadiyah di Batam mengaku kesulitan mendapatkan hewan kurban sampai saat ini.
"Kita tidak tau juga kenapa, tapi kemungkinan ini imbas dari PMK itu. Makanya sampai sekarang kita kesulitan dapatkan sapi atau kambing," ujar Ketua Pimpinan Muhammadiyah Kota Batam, Kepulauan Riau, Shabirun Husnum, Jumat (8/7/2022), melansir Batamnews---jaringan suara.com
Muhammadiyah Batam sendiri sementara ini hanya 5 ekor kambing untuk di sembelihkan pada hari raya kurban yang mereka ratakan pada Sabtu (9/7) esok.
"Saya lihat di masjid-masjid lain pun begitu (susah dapatkan hewan kurban). Jadi hampir semua sama," kata dia.
Shabirun menambahkan, memang PMK menjadi kendala. Namun perayaan Iduladha tetaplah harus hikmat. Termasuk soal perbedaan hari dalam merayakan hari raya.
"Walau ada wabah ini atau itu, kita harus tetap hikmat dalam beribadah. Kalau soal perbedaan itu hal biasa. Yang mau merayakan iduladha besok, boleh, silahkan. Yang mau hari Minggu juga boleh. Tidak ada masalah soal itu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
Skema Belajar Ramadan 2026: Pemerintah Minta Sekolah Perkuat Pendidikan Karakter
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Batam Buka Program Pelatihan Gratis untuk 1.984 Pencaker, Yuk Ikutan!
-
Pegadaian Pastikan Ketersediaan Emas Aman dan Dijamin 1 : 1
-
Lewat KPR Subsidi, BRI Bantu MBR Miliki Tempat Tinggal Lewat Program 3 Juta Rumah
-
Dirut Perusahaan Jadi Tersangka Kasus Mafia Tanah di Pulau Rempang
-
Transformasi Digital BRI Makin Kuat, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta di 2025