SuaraBatam.id - Sepertinya Disney masih menginginkan Johnny Depp kembali memerankan karakter ikonis Jack Sparrow dalam waralaba "Pirates Of The Caribbean".
Tak tanggung-tanggung perusahaan sebesar 301 juta dolar (sekira Rp4 triliun) kepada aktor Johnny Depp agar bisa kembali dengan peran tersebut.
Selain sejumlah besar uang, perusahaan film tersebut juga menyertakan surat permintaan maaf secara resmi, sebagaimana dikutip dari Times of India pada Senin.
Menurut seorang sumber, perusahaan masih terus menyusun kesepakatan untuk dapat "membujuk" Deep agar kembali sebagai Kapten Sparrow.
"Disney sangat berusaha untuk memperbaiki hubungan mereka dengan Johnny Depp. Mereka menghubungi aktor tersebut sebelum persidangan pencemaran nama baik terhadap Amber Heard dan bertanya apakah dia akan tertarik kembali untuk film bajak laut itu," kata sumber tersebut.
"Saya tahu perusahaan mengiriminya sekeranjang hadiah dengan surat yang sangat tulus, tapi saya tidak yakin bagaimana surat itu diterima. Tapi yang bisa saya katakan adalah bahwa studio telah menulis draf untuk film tentang Jack Sparrow, jadi mereka sangat berharap Johnny Deep akan memaafkan mereka dan kembali sebagai karakter ikoniknya," kata sumber tersebut.
Sebelumnya dalam persidangan melawan Amber Heard, Deep pernah mengatakan bahwa dia tidak akan kembali bekerja untuk Disney meskipun perusahaan itu menawarkan 300 juta dolar dan satu juta alpaka.
"Tapi sekarang perusahaan sedang menyiapkan kesepakatan untuk kesepakatan senilai USD$301 juta yang akan mencakup sumbangan yang cukup besar untuk amal pilihan Depp. Kesepakatan itu dilaporkan agar Johnny Depp kembali sebagai Jack Sparrow di Pirates of the Caribbean 6 dan seri spin-off Disney Plus tentang kehidupan awal kapten kapal Black Pearl," tutup sumber tersebut. [antara]
Baca Juga: Bujuk Johnny Depp Jadi Jack Sparrow Lagi, Disney Tawarkan Rp4 Triliun lewat Surat Permintaan Maaf
Berita Terkait
-
Tayang 2027, Drama Misteri-Kriminal 'Code' Rilis Jajaran Pemeran Utama
-
A Shop for Killers 2 Siap Hadirkan Tiga Musuh Baru dari Organisasi Babylon
-
Layak Tonton atau Lewatkan? Kupas Tuntas Film Moana Live Action 2026
-
Review Film Moana: Saat Disney Kembali Berlayar dalam Balutan Live-Action
-
Doctor on the Edge: Sajikan Sisi Humanis Dunia Medis yang Penuh dengan Tawa
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang