SuaraBatam.id - Putra Siregar hingga saat ini masih ditahan bersama rekannya, Rico Valentino yang ditetapkan sebagai tersangka sejak kasus dugaan penganiayaan pada 12 April 2022 lalu.
Saat berbincang dengan Ashanty, Istri Putra Siregar, Septia Siregar menjelaskan kronologi sang suami menjadi tersangka.
Kata dia, Putra Siregar sudah berniat meminta maaf kepada Muhammad Nur Alamsyah, korban yang mengaku dikeroyoknya dan Rico Valentino di sebuah kafe pada 2 Maret 2022 dini hari.
Namun ada yang menghalangi Putra Siregar, sayangnya nama sosok tersebut disensor dalam tayangan podcast.
"Sebelumnya kan ada chat, tapi chat-nya enggak sampai ke kami. Suruh minta maaf. Chat-nya tuh nyampainya ke ***. Trus pas Bang Putra, 'ayo dong kami minta maaf ke rumahnya beliau' terus kata *** 'sudah Pi, aman Pi, semuanya aman'," cerita Septia Siregar.
"Jadi di situ miss komunikasi. Pas sampai sana, Bang Putra BAP, sejam kemudian langsung jadi tersangka," ujar ibu dua anak tersebut.
Berdasarkan cerita Putra Siregar, Septia menyebut sang suami hanya berusaha melerai perkelahian Rico Valentino dan korban.
Chandrika Chika yang berada di lokasi kejadian tersebut pun menjadi saksi apabila Putra Siregar hanya berusaha melerai.
"Bang Putra baru datang langsung melerai. Cuma sempat nendang kaki gitu, dilihatin di CCTV. Tapi enggak tahu kenapa Bang Putra justru malah dijeblosin (ke penjara)," imbuh Septia Siregar.
Baca Juga: Kasus Pemukulan Anak DPR, Pejuang Bravo Lima Ungkap Jabatan Ali Fanser: Hanya Ketua Sayap
Septia menegaskan apabila Putra Siregar bukan ditangkap, melainkan kooperatif mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan.
"Kejadiannya itu sebelum umrah. Tapi banyak yang salah paham kalau ini setelah umrah. Orang justru ngira Bang Putra ditangkap, padahal Bang Putra sendiri yang ke sana," tutur Septia Siregar dalam podcast di kanal YouTube Ngobrol Asix yang diunggah Senin (6/6/2022).
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat di Jember, Gus Ipul: Tak akan Kami Diamkan
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penganiayaan Satpol PP Saat Penertiban Parkir Liar di Jaksel
-
Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak