Netizen lainnya menyoroti dampak yang mungkin terjadi setelah kenaikan tiket masuk borobudur. Mereka khawatir akan melemahkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Agar dipikirkan impact-nya apabila tamu visitor berkurang banyak bagaimana nasib toko2 warung2 hotel UMKM di sekitarnya? Saran saya agar didiskusikan dengan menteri wisata," tulis akun IG @hadirac***
Di sisi lain, sebagian netizen juga meminta pemerintah mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut. Terlebih mengingat pendapatan bulanan rata-rata masyarakat Indonesia tidak besar.
"Orang penghasilan biasa jangan harap bisa berkunjung ke candi kebanggan Indonesia lagi, 750rb x 4 (suami dan 2 anak)= 3 juta itu banyak untuk keluarga biasa. Bye bye Borobudur @jokowi," tulis pengguna IG @panel***
"Mahal banget pak utk wisatawan domestik segitu. Bapak tau kan UMR berapa? Mikir2 lah kami kalau ngajak keluarga ke Borobudur," ujar @anna***
"Aduh opung @luhut.pandjaitan mahal kali itu 750 ribu. Mohon dipertimbangkan lagi karena jika segitu yang pinter sejarah hanya orang2 kaya dan menegah keatas saja. Sedangkan harusnya kekayaan sejarah & budaya nusantara seadilnya untuk seluruh rakyat Indonesia sesuai sila ke 5 Pancasila," tulis akun @bena***
Sebagai informasi tiket masuk Borobudur saat ini dibandrol sebesar Rp 50 ribu untuk dewasa, Rp25 ribu untuk anak usia 3-10 tahun. Sementara harga tiket untuk WNA sebesar 25 dolar AS atau sekitar Rp365 ribu per orang dewasa dan 12 dolar AS untuk anak-anak.
Berita Terkait
-
Sebut Harga Tiket Candi Borobudur Naik Jadi Rp750 Ribu, Netizen Serang Luhut: Kok Yang Mengatur Orang Ini Sih?
-
Luhut Naikkan Tarif Tiket Masuk Borobudur, Netizen: Membunuh Usaha Sekitar
-
Luhut Naikkan Harga Tiket Candi Borobudur jadi Rp750 Ribu, Fadli Zon: Menkosaurus
-
Luhut Ungkap Alasan Harga Tiket Masuk Candi Borobudur Naik Jadi Rp750 Ribu
-
PPP, Golkar, dan PAN Gelar Silaturahmi Nasional, Ada Luhut Binsar Pandjaitan Sampai Hatta Rajasa
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok
-
Ini Aksi Nyata BRI Peduli Dalam Tingkatkan Kualitas Pendidikan SD di Hari Anak Nasional 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital