SuaraBatam.id - Gelaran Formula E Jakarta disebut akan mengukir sejarah karena menjadi ajang balap mobil listrik yang mengkampanyekan bebas emisi karbon.
Seperti yang dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
"Ini kegiatan kelas dunia yang mengkampanyekan zero emisi dan Jakarta langit biru. Ini sejarah," kata Riza Patria melalui akun instagram @arizapatria di Jakarta, Sabtu.
Untuk itu, ia mengajak masyarakat mendoakan dan mendukung ajang balap mobil listrik pertama di Indonesia itu.
Ia juga mengajak masyarakat Indonesia yang tidak berkesempatan menonton langsung, untuk menonton balapan seri ke sembilan itu melalui tayangan televisi nasional secara langsung.
"Untuk seluruh warga, salam hormat kami haturkan dari sirkuit Ancol. Balapan Formula E yang ramah lingkungan ini juga dapat disaksikan di televisi," ucapnya.
Wakil Gubernur DKI itu berkesempatan menonton langsung Formula E bersama istrinya, Ellisa Sumarlin.
Balapan seri ke sembilan itu Sirkuit Ancol, Jakarta Utara itu dipadatkan dalam sehari, yakni Sabtu ini dengan diawali latihan bebas dua kali pada pukul 07.15 WIB dan 09.00 WIB.
Kemudian sesi kualifikasi pada pukul 10.40 WIB hingga 11.55 WIB dan balapan puncak pukul 15.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Baca Juga: Disambut Founder Formula E Alberto Longo di JIEC, Presiden Jokowi Bakal Agendakan Hal Ini
Sedangkan siaran untuk babak kualifikasi dan puncak balapan Formula E Jakarta di Indonesia akan ditayangkan di stasiun televisi swasta di antaranya Inews, Metro TV, dan RCTI.
Ajang balap mobil listrik Formula E Jakarta diikuti 22 pembalap dari 11 tim yang berlaga di Sirkuit Ancol.
Pebalap Formula E yang berlaga di Jakarta itu berasal dari berbagai negara yakni Jerman, Inggris, Prancis, Monako, Amerika Serikat, India hingga China. [Antara]
Berita Terkait
-
Konstruksi Hijau Jadi Tren Baru, Produk Rendah Emisi Mulai Didorong
-
3 Negara Tetangga Menjerit! Kebakaran di Indonesia Hasilkan 23 Juta Metrik Ton Emisi Karbon
-
Paradoks Nepal, Emisi Karbon Rendah Tapi Jadi Korban Perubahan Iklim
-
Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS
-
Mulai 2027, Perusahaan Tak Bisa Lagi Sembunyikan Jejak Emisi Karbon
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau