SuaraBatam.id - Kota Batam menerapkan PPKM Level 1 berdasar hasil asesmen situasi Covid-19 Kementerian Kesehatan sebagaimana disebutkan dalam laporan Satgas Covid-19 setempat, Minggu (29/5/2022).
Penetapan PPKM Level 1 itu berdasarkan transmisi komunitas, kapasitas respon dan vaksinasi, per 27 Mei 2022.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Batam, Azril Apriansyah merinci transmisi komunitas mendapatkan penilaian tingkat 1 dengan kasus konfirmasi 0,19 per 100 ribu penduduk per pekan, rawat inap tingkat 1 dengan 0,12 per 100 ribu penduduk per pekan, dan kematian tingkat 1 dengan 0,00 per 100 ribu penduduk per pekan.
Kapasitas respons dinilai memadai dari sisi testing, positivity rate 0,09 persen per pekan, pelacakan dinilai memadai dengan rasio kontak erat yang diperiksa 20,20 per kasus konfirmasi per pekan, dan perawatan memadai dengan 0,55 persen BOR per pekan.
Vaksinasi dinilai memadai yang mencapai 103,15 persen warga sasaran mendapatkan vaksin dosis lengkap, dan vaksinasi lengkap bagi lansia mencapai 78,12 persen.
Sementara itu, kasus warga terkonfirmasi Covid-19 di Kota Batam terus melandai, tercatat pada laporan Satgas Covid-19 tanggal 29 Mei 2022 tersisa dua kasus aktif.
"Jumlah kasus aktif dua pasien, jumlah kasus konfirmasi nihil," kata Azril dikutip dari MataMata.com.
Dengan begitu total 30.975 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, sebanyak 30.058 kasus di antaranya sembuh atau menyelesaikan isolasi, 915 orang meninggal, dan dua lainnya masih aktif Covid-19.
Tingkat kesembuhan 97,040 persen, tingkat kematian 2,954 persen, dan kasus aktif 0,006 persen.
Dari dua kasus aktif Covid-19, sebanyak satu orang di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, dan satu lainnya di Rumah Sakit BP Batam. (Antara)
Berita Terkait
-
Sebut Jakarta Telah Lewati Masa-Masa Kritis Pandemi, Anies ke Warga: Jangan Lengah
-
Jakarta Terapkan PPKM Level 1, Anies: Masa-masa Kritis Pandemi Telah Kita Lewati
-
Perhatian! Simak 15 Aturan PPKM Level 1 Terbaru, Berlaku hingga 6 Juni 2022
-
Tok, Balikpapan Masih PPKM Level 1, Sebut Banyak Pelonggaran
-
Puan: Harus Ada Strategi Matang Pencabutan PPKM Agar Tak Timbulkan Euforia
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
-
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Warga Natuna Dikabarkan Tewas Kena Serangan Drone
-
Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita