SuaraBatam.id - Satu bocah yang tenggelam di perairan Batu Merah, Batam, Kepri, belum berhasil ditemukan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tanjungpinang menyatakan masih mencari satu dari tiga bocah laki-laki hilang terseret arus saat berenang di perairan tersebut.
"Korban belum ditemukan bernama M. Alfatih, usia 10 tahun," kata Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Slamet Riyadi, dikutip dari Antara Sabtu 16 April 2022.
Sementara dua korban lainnya sudah ditemukan dalam kondisi meninggal, yakni Al Daffa Zakhwah usia 8 tahun, dan M. Arkano Tafazio usia 10 tahun.
Slamet menyebut kronologis kejadian berawal ketika ketiga korban sedang berenang di perairan Kelurahan Batu Merah, Jumat, sekira pukul 13.30 WIB.
Namun, saat berenang ketiganya diduga terseret arus hingga mengalami tenggelam.
"Laporan kejadian kami terima dari Polair Polda Kepri sekira pukul 16.00 WIB," ungkap Slamet.
Setelah menerima laporan itu, lanjutnya, sejumlah personel SAR langsung bergerak menuju lokasi kejadian kecelakaan dengan satu set rubber boat.
Pencarian korban turut melibatkan unsur gabungan meliputi Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polri, TNI, Ditpam BP Batam, Damkar Batam, dan masyarakat setempat.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah untuk Batam, Bintan dan Tanjungpinang 14 Ramadhan 1443H
"Pencarian korban masih berlangsung," ucap Slamet.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak