SuaraBatam.id - Penangkapan tersangka investasi bodong Indra Kenz dan Doni Salmanan, membuat polisi te rus memburu tersangka lain.
Bukan hanya para pemilik perusahaan atau para anggotanya saja, kini artis-artis yang sempat bekerjasama dalam mempromosikan aplikasi trading bodong tersebut ikut dipanggil oleh pihak kepolisian guna dimintai keterangan.
Berikut deretan artis yang pernah promosikan aplikasi investasi bodong, dilansir dari suara.com
1. Boy William
Diketahui, Boy William sempat mempromosikan aplikasi OctaFX yang diketahui sebagai salah satu aplikasi trading di Indonesia. Namun, pada bulan Februari kemarin, Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) menyatakan bahwa aplikasi OctaFX itu adalah aplikasi ilegal alias tidak berizin.
Setelah dikonfirmasi, Boy William mengaku bahwa dia hanyalah talent yang dibayar untuk mempromosikan aplikasi tersebut tanpa pernah menggunakan aplikasinya bahkan bukan sebagai trader atau affiliator.
2. Ivan Gunawan
Kasus investasi bodong berkedok trading ini juga menimpa Ivan Gunawan. Sebelumnya, Ivan Gunawan sempat mempromosikan aplikasi DNA Pro dan menjadi Brand Ambassador dari aplikasi trading bodong tersebut. Ivan juga mengaku bahwa ia dikontrak selama 3 bulan untuk mempromosikan aplikasi tersebut.
Pihak Bappebti yang memblokir aplikasi DNA Pro pun meminta kepada seluruh artis yang terlibat dalam promosi aplikasi ini untuk berhenti mempromosikannya. Kasus ini berujung dengan pemanggilan Ivan Gunawan ke Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan pada Kamis, (14/04/2022) kemarin.
Baca Juga: Sederet Artis Ini Pernah Promosikan Aplikasi Trading, Berujung Diperiksa Polisi
3. Alshad Ahmad
Belum lama ini, sepupu Raffi Ahmad ini juga pernah mempromosikan OctafX di akun Instagram pribadinya @alshadahmad. Hal ini membuat banyak masyarakat geger karena nama Alshad yang sedang dibicarakan banyak orang. Alshad juga diminta untuk berhenti mempromosikan akun trading bodong tersebut.
4. Deddy Corbuzier
Youtubers sekaligus mantan ilusionis ini juga pernah mempromosikan aplikasi Octafx di kanal Youtubenya. Di salah satu video Youtubenya, Deddy bahkan mempromosikan aplikasi ini bersama Duta Trading Forex Indonesia, Daryl Yahya.
Di video tersebut, Daryl bahkan menyebutkan bahwa aplikasi tersebut tidak terdaftar di Bappebti namun dianggapnya masih aman karena permasalahannya hanya di izin peredaran saja. Namun, hal ini membuat nama Deddy Corbuzier ikut terseret dalam kasus aplikasi trading bodong ini.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Dinan Fajrina Diam-Diam Sudah Jadi Ibu, Istri Doni Salmanan Ungkap Kehamilan yang Disembunyikan
-
Hati-hati! 4 Zodiak Ini Punya 'Titik Lemah' yang Bikin Uang Mereka Cepat Ludes
-
Dana Nasabah Aman, BRI Tindak Tegas Oknum yang Lakukan Investasi Bodong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant