SuaraBatam.id - Bocah yang mengacungkan jari tengah saat dibonceng sang emak kini makin terkenal karena sering dijadikan video parodi. Bocah asal Thailand bernama Im Kamaludin berhasil mengumpulkan lebih dari 100 ribu follower di Facebook.
Jumlah follower dari bocah yang disebut buronan internasional ini mencapai 111.825 orang.
Penggemarnya tak hanya dari Thailand. Sebagian besar penggemar lain datang dari Indonesia dan Malaysia.
Selain itu, Im Kamaludin saat ini bahkan memperoleh pekerjaan untuk mempromosikan produk.
Ia mendapat banyak endorse dan berkolaborasi dengan akun influencer lain. Bocah yang disebut buronan internasional ini bahkan pernah viral ketika masuk ke toko HP dan turut mempromosikan produk secara tersirat.
Pengelola fanspage menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar yang menyukai Im Kamaludin.
Ia menuliskan kalimat menggunakan bahasa Thailand dan Inggris. "Satu-satunya yang mengacungkan jari dan tidak marah. Terima kasih 100 ribu follower," tulis akun fanspage resmi Im Kamaludin.
Postingan pengumuman tersebut langsung memperoleh 12 ribu tanda suka dan dibagikan lebih dari 200 kali oleh netizen.
Video Im Kamaludin yang dijadikan parodi oleh influencer internasional membuat bocah tersebut mempunyai penggemar dari banyak negara.
Baca Juga: Sambut Bulan Suci, Berikut Link Twibbon Ramadhan 2022 Cocok Dipasang di Media Sosial
''Bocah Legend'' ini jadi perbincangan netizen.
Namun, saat ini, beberapa postingan terakhir Im Kamaludin tak memperlihatkan acungan jari tengah lagi. Ia sudah diarahkan oleh orang dewasa di sekitarnya untuk memberikan gaya finger heart atau pose metal.
Unggahan postingan mengenai Im Kamaludin yang tembus 100 ribu follower memancing beragam komentar dari netizen.
"Ternyata kamu sangat tampan," puji Sy**rul M**ar.
"Manchester United harus datang dan mengontrak anak ini," balas Pi**akorn Kh**tan.
"Semoga promosinya lancar dik Udin," komenar W**ja. Itulah tadi postingan pengumuman dari Im Kamaludin yang tembus 100 ribu follower, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkait
-
Modus Olah Oli Bekas Jadi Bening, Pabrik Oli Palsu Cengkareng Untung Rp864 Juta
-
Novel Dari Hari ke Hari: Sejarah Besar Diceritakan dari Mata Seorang Bocah
-
India Tuntut Mark Zuckerberg Minta Maaf Setelah Video Perdana Menterinya Dibatasi di Facebook
-
Cuma Modal Video Selfie, Begini Cara Dapat Centang Biru Gratis di Facebook
-
Ngeri! Dada Bocah 9 Tahun di Bekasi Tertembak Peluru Nyasar Saat Asyik Bermain
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin