SuaraBatam.id - Best Western Premier Panbil Batam menawarkan menu dan pengalaman menarik menyambut puasa ramadhan 1443 Hijiriah.
Hotel ini menawarkan menu berbuka puasa khas Nusantara sekaligus suguhan nuansa menikmati langit malam Kota Batam.
Makanan pembuka seperti kolak pisang ijo, bubur cha-cha, berbagai jajanan pasar, ice cream, siomay, pecel, rujak, salad, berbagai jenis sup, rendang, ikan asam pedas, dan lainnya.
"Yang bikin beda juga ada menu Carving Station, di mana makanan ditampilkan dalam penyajiannya. Contohnya, kambing panggang atau ayam kuluyuk, pengunjung bisa melihat chef memotong dan menyajikan makanan tersebut," ungkapnya
Mengambil posisi di seberang kawasan hutan kota tepatnya di La Bella Vita Rooftop yang berada di lantai 15.
"Kami menawarkan paket berbuka puasa di restoran, tetapi fokus di Rooftop. Karena nuansa langit malam hutan kota yang ingin kami hadirkan bagi masyarakat yang ingin berbuka," jelas Senior Marcomm BWP Panbil Batam, Hanna Kurniawati, Kamis (31/3/2022).
Hanna juga menuturkan, Cahaya Ramadan menjadi tema nasional yang berlaku di semua hotel Best Western yang ada di Indonesia.
Adapun menu tersebut akan disajikan selama Ramadan, sepeti rendang padang, ikan asam pedas , ayam bakar, ayam taliwang, ikan bumbu dan masih banyak lagi. Selain itu, ada juga aneka sup, mie, berbagai takjil hingga carving.
"Kita siapkan tujuh menu berbeda yang akan disajikan setiap hari secara prasmanan selama ramadan," ujarnya.
Baca Juga: Anies Izinkan Salat Tarawih Di Masjid, Asal...
Bagi masyarakat yang tertarik, BWP Panbil menawarkan harga paket berbuka di Rooftop dengan harga Rp180 per paket.
"Untuk anak-anak umur 0-5 tahun kita kasih free, umur 5-10 tahun diskon 10 persen. Bagi yang beli 10 paket gratis 1 paket. Bagi yang membawa flyer yang akan kami bagikan selama Ramadan akan mendapatkan diskon 10 persen," terangnya.
Sementara, Executive Chef BWP Panbil, I Gede Adi Yulyawan menjelaskan untuk menu berbuka puasa tahun ini telah melalui riset yang dilakukan management terhadap tamu yang berkunjung di masa pandemi.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Tim SAR Sisir Kalimalang hingga 1 Kilometer, Ramadhan Masih Belum Ditemukan
-
Seribu Anak Muda Curhat Masal Bareng Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan di Stage of Mind 2.0
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak