SuaraBatam.id - Harga tiket konser Justin Bieber diperkirakan mulai dari Rp1,5 juta. Justin Bieber dipastikan akan menggelar konser pada 3 November 2022 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.
Setelah 11 tahun berlalu, Justin kembali menyapa penggemarnya di Indonesia melalui rangkaian konser "Justice World Tour".
PK Entertainment dan Sound Rhythm pun secara resmi sudah memberikan pengumumannya.
"Dari kemarin udah lumayan heboh, kita juga sebagai promotor harus tetap diam sebenarnya nunggu sampai hari ini. Per jam 10 pagi kita udah announce, setelah 11 tahun Justin Bieber akan balik lagi ke Indonesia dengan konser di GBK," ujar Peter Harjani, pendiri dan CEO PK Entertainment dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis.
Membuat konser besar dalam kondisi pandemi bukanlah hal yang mudah. Meski demikian, pihak promotor telah berkoordinasi dengan pemerintah dan akan selalu mematuhi segala aturan yang berlaku.
Harry Sudarma, ko-pendiri dan COO PK Entertainment mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan untuk mengikuti peraturan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan penonton.
Menurut Harry, peraturan yang ada bersifat dinamis dan akan terus berubah seiring dengan perkembangan COVID-19.
"Terdengarnya sedikit kompleks memang tapi itulah yang kita kerjakan agar aman dan nyaman. Kita juga terus berdiskusi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, kita harapkan situasinya semakin membaik dan industri kita juga makin pulih," kata Harry.
Penjualan tiket konser "Justice World Tour" di Jakarta akan dimulai pada tanggal 29 Maret 2022 pukul 10.00 WIB di justinbieberjakarta.com.
Baca Juga: Untuk Konser Justin Bieber, Promotor Tegaskan Sudah Koordasi dengan Pemrov DKI Jakarta
Tiket akan dibagi menjadi beberapa kategori yakni 5 Rp1,5 juta, 4 Rp2,4 juta, 3 Rp3,4 juta, 2 Rp4,4 juta dan 1 Rp6 juta.
Ada juga katergori Hold On VIP seharga Rp5,25 juta, Peaches VIP Rp6,25 juta dan Ghost VIP Rp8,5 juta.
Konser "Justice World Tour" merupakan bagian dari promosi album "Justice" yang dirilis pada April 2021.
Tur di wilayah Asia sendiri dimulai dari Malaysia pada 22 Oktober, Indonesia 3 November, serta disusul dengan Nagoya dan Osaka pada 9 dan 12 November. Sedangkan di Tokyo digelar selama dua hari yakni 16-17 November. (antara)
Berita Terkait
-
Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata
-
Cerita Komika Malaysia Terjebak di Jakarta karena Erupsi Anak Krakatau, Terpaksa ke KL dari Yogya
-
Pramono Anung Beri Sinyal Harga Tiket Masuk Ragunan Bakal Ada Penyesuaian
-
Pelita Air Pangkas Harga Tiket 45 Persen, Bidik Lonjakan Penumpang di HUT RI
-
Mulai Rp 1,35 Juta, Ini Harga Tiket Konser NCT 127 'The RedLine' di Jakarta
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik
-
Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet
-
Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan
-
Pemadaman Listrik Massal, Warga Batam Serbu Mal demi Cas HP dan Dapat Sinyal
-
21 Orang Positif Narkoba Terjaring Razia Polda Kepri di Batam