SuaraBatam.id - Sejumlah pedagang di Pasar Bintan Center Kota Tanjungpinang mendatangi Kantor PT Sinar Bahagia Group (SBG), Selasa (15/3/2022).
Puluhan pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Bintan Center ini, menggelar pertemuan untuk negosiasi harga sewa lapak yang direncanakan akan naik pada tahun 2023 mendatang.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Bintan Center, Ibrahim mengatakan pertemuan ini merupakan upaya para pedagang untuk yang kesekian kalinya. Dan lagi-lagi, kata Ibrahim dari pertemuan tersebut belum mendapatkan kesepakatan dalam penyesuaian harga sewa lapak.
Dijelaskan Ibrahim, sejak awal dibukanya pasar Bintan Center pada tahun 2003 lalu Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang memberikan subsidi untuk sejumlah lapak. Dan kontrak tersebut akan habis pada tahun 2023 mendatang.
"Dengan habisnya masa kontrak sewa lapak tersebut, Pemko Tanjungpinang tidak berniat untuk melanjutkan sewa lapak tersebut. Saat ini kami ditinggal begitu saja, tidak ada solusi dari pemerintah daerah," kata Ibrahim usai pertemuan tersebut.
Masih dikatakan Ibrahim, keinginan para pedagang tentunya harga sewa lapak yang ditetapkan PT SBG dapat diturunkan. Karena menurut padagang terlalu tinggi kemudian kondisi pasca pandemi ini juga berdampak.
"Kita sudah ajukan, usulan harga sewa lapaknya kepada PT SBG. Meskipun belum ada kata sepakat, mudah-mudahan perjuangan ini mendpatkan hasil yang baik untuk kedua belah pihak," jelasnya.
Diketahui, pengelolaan Pasar Bintan Center pada tahun 2023 mendatang akan sepenuhnya dikelola oleh pengembang, yakni PT Sinar Bahagia Group. Sehinga PT SGB telah mengeluarkan penyesuaian harga sewa lapak baru.
Khoirudin, pedagang sayur Pasar Bintan Center, yang hadir juga menyampaikan sebagian pedagang sangat keberatan dan tidak sanggup untuk membayar harga sewa yang baru.
Baca Juga: Indihome Telkom Mati Total di Bintan dan Tanjungpinang, Penyebabnya Belum Diketahui
"Harga sewanya terlalu tinggi, itu tidak masuk akal karena Pasar Bintan Center sekarang juga sudah mulai sepi di atas jam 10 pagi. Harga sewanya lebih mahal dibanding harga sewa ruko pertahunnya," ujar Khoirudin.
Khoirudin juga menyayangkan sikap Pemko Tanjungpinang, yang menurutnya saat ini lepas tangan. Dikatakannya, para pedagang ini telah menemui pihak Pemko Tanjungpinang dan DPRD Tanjungpinang, namun belum mendapatkan solusi terbaik.
"Kami hanyalah pedagang kecil yang menggangtungkan hidup di jualan. Jatuh tempo untuk melanjutkan bayar sewa lapak pada Juli 2022. Tapi kalau harga masih tinggi kami tidak tau harus mengadu kesiapa lagi," ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan PT SInar Bahagia Group, Suryono mengatakan pihaknya belum dapat memutuskan apa yang menjadi keinginan para pedagang tersebut. Namun pihaknya akan mempertimbangkan usulan-usulan para pedagang.
"Usulan para pedagang akan kami tinjau kembali. Tapi perlu saya sampaikan, tidak bisa semuanya berubah, apa yang sudah menjadi ketetapan kami. Akan kami tinjau satu persatu kelapangan untuk melihat langsung usaha para pedagang. Bagi yang benar-benar usahanya belum maksimal menjadi pertimbangan kami," jelas Suryono.
Namun demikian, Suryono juga menjelaskan petimbangan untuk harga sewa tersebut berdasarkan sudah 20 tahun dibangunnya Pasar Bintan Center ini belum pernah dilakukan perbaikan.
Berita Terkait
-
Senjakala Lapak Permak Jin dan Sol Sepatu: Antara Kenangan Mahasiswa dan Harapan Baru Pasar Terban
-
Pasar Hewan Barito Pindah: Pedagang Meradang, Minta Jaminan Fasilitas
-
Kode Promo Lapak Gaming Desember 2024: Diskon & Cashback Melimpah!
-
Bukalapak Segera Tutup Lapak
-
Usai 10 Jam Diperiksa Kasus Surat Tanah, Eks Pj Walkot Tanjungpinang Hasan Nginap di Penjara
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga