SuaraBatam.id - Jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepulauan Riau (Kepri) bertambah 372 orang sehingga total jumlahnya mencapai 3.647 orang.
Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kepri Eko Sumbaryadi, di Kota Tanjungpinang, Jumat, 25 Januari 2022, merinci kasus aktif COVID-19 tersebut tersebar di Batam 2.269 orang, Tanjungpinang 635 orang, Bintan 410 orang, Karimun 138 orang, Kepulauan Anambas 113 orang, Lingga delapan orang, dan Natuna 74 orang.
Jumlah kasus aktif COVID-19 dihitung berdasarkan jumlah warga yang positif, dikurangi jumlah pasien yang sembuh dan pasien yang meninggal dunia.
"Ratusan orang warga Batam dan Tanjungpinang setiap hari tertular COVID-19. Ini perlu mendapat perhatian bersama. Tidak perlu panik, cukup terapkan protokol kesehatan saat beraktivitas," ujarnya.
Eko mengemukakan jumlah warga yang tertular COVID-19 hari ini bertambah 564 orang sehingga total jumlahnya sejak pandemi Maret 2020 sampai sekarang menjadi 58.868 orang, tersebar di Batam 324 orang, Tanjungpinang 142 orang, Bintan 46 orang, Karimun 10 orang, Anambas 24 orang, dan Anambas 18 orang.
"Tidak ada penambahan pasien baru di Lingga," ucapnya.
Sementara jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di Kepri 190 orang sehingga menjadi 53.434 orang. Pasien yang baru sembuh dari COVID-19 itu merupakan warga Batam 119 orang, Tanjungpinang 34 orang, Bintan enam orang, Karimun 14 orang, Anambas lima orang, Lingga tiga orang, dan sembilan orang.
Sementara pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 bertambah dua orang sehingga total jumlahnya di Kepri menjadi 1.787 orang.
"Data terbaru kami, ada dua orang warga Batam yang meninggal dunia akibat COVID-19," katanya. (antara)
Baca Juga: Update: Kasus Aktif Covid-19 di Kepulauan Riau Capai 3.647 Orang
Tag
Berita Terkait
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
Terkini
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan