Ilustrasi uang rupiah.[Unsplash.com/Mufid Majnun]
SuaraBatam.id - Kondisi geopolitik di Eropa Timur yakni Ukraina membawa pengaruh pada nilai tukar rupiah secara global.
Rupiah tertekan dengan mata uang regional secara bersamaan. Melansir dari RTI, rupiah terkoreksi hingga -0,35% ke level Rp14.360 per dolar AS.
Rupiah juga melemah terhadap dolar Australia (-0,40%), poundsterling (-0,35%), dan euro (-0,32%).
Nasib rupiah di Asia menjadi yang paling tertekan. Mata uang Garuda tumbang di hadapan yen (-0,35%), dolar Singapuar (-0,35%), dolar Hong Kong (-0,33%), won (-0,33%), yuan (-0,22%), ringgit (-0,20%), baht (-0,07%), dan dolar Taiwan (-0,04%).
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI