SuaraBatam.id - Stok minyak goreng murah untuk kawasan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau mengalami kekosongan, hal ini kemudian membuat beberapa pedagang terpaksa meliburkan jualannya.
Salah satunya seperti yang dialami oleh Sujono (48), penjual gorengan yang biasa berjualan di kawasan Fanindo.
Tidak hanya Sujono, keadaan ini juga dialami oleh empat penjual gorengan lain, yang juga berjualan di lokasi yang sama.
"Sampai hari ini, udah lima hari tidak berjualan. Cari minyak goreng murah di pasar sudah tidak ada," terangnya saat ditemui, Jumat (11/2/2022).
Tidak hanya di pasar, Sujono juga mengaku bahwa tidak menemukan stok minyak goreng murah di beberapa ritel modern, yang ada di kawasan Batu Aji.
Keputusan untuk meliburkan jualannya ini, terpaksa dilakukan dikarenakan biaya pembelian minyak goreng, yang dapat mempengaruhi harga jual gorengan.
"Daripada saya kehilangan pelanggan karena harus menaikkan harga. Mending saya tutup dulu, gak mungkin juga kan saya jualan dengan minyak goreng bekas," tuturnya.
Hal berbeda dilontarkan oleh penjual gorengan di kawasan Lubuk Baja, Masrin yang mengaku saat ini masih mendapatkan minyak goreng subsidi, di ritel modern.
"Alfamart ada, kalau sini mah masih aman. Cuma kalau Alfamart kita dibatasi belinya," kata Masrin.
Masrin mengakui, memang sempat mengeluh saat minyak goreng dijual dengan harga tinggi beberapa waktu lalu.
Namun, ia bersyukur saat pemerintah menurunkan harga minyak goreng di Batam.
"Bersyukur sekali, kalau tidak bingung juga, Tak mungkin kita naikkan harga gorengan," katanya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Tag
Berita Terkait
-
Harga Minyak Goreng di Pasar Solo Masih Mahal, Rata-rata Rp18 Ribu-Rp20 Ribu Per Liter
-
Aksi Borong Masyarakat Picu Kelangkaan Minyak Goreng di Tulungagung
-
Kelangkaan Minyak Goreng Terjadi di Kota Pasuruan Selama Tiga Hari, Begini Penjelasan Polisi
-
PPI Distribusikan Ribuan Liter Minyak Goreng ke Pedagang Tradisional
-
Tanggapi Kelangkaan Minyak Goreng, KSP Dorong Pemangkasan Waktu Tunggu Pengisian Stok
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar