SuaraBatam.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalami cedera serius pada tulang hasta dan harus menjalani operasi. Ia jatuh saat bersepeda keliling memantau protokol kesehatan di Semarang, Minggu (6/2/22).
Menurut Kasubag Humas dan Protokol Setda Jateng, Agung Kristianto, penyebab jatuhnya Ganjar adalah senggolan antar sesama pesepeda yang masih satu rombongan dengannya.
"Di sekitar jalan Kokrosono beliau terjatuh, sepedanya bersenggolan dengan sesama pesepeda," jelasnya.
Ia menambahkan, Ganjar mengalami luka di sekitar lengan kanan, tepatnya pada tulang hasta. Ganjar terpelanting dan menggunakan tangannya untuk tumpuan. Ia pun dibawa ke RSUP dr. Kariadi Semarang.
Kabarnya ia mengalami cedera serius pada tulang hasta tangan kanannya sehingga harus dioperasi.
“Sekarang masih dirawat. Kita doakan bareng-bareng supaya beliau cepat sehat dan beraktivitas kembali," jelas Agung. Sebagai informasi, Ganjar Pranowo selama ini dikenal aktif olahraga sepeda. Tak hanya gowes biasa, tapi juga gowes jarak jauh bahkan melalap tanjakan-tanjakan ekstrim. Ia juga kerap mengikuti event bersepeda, seperti Borobudur tour yang menempuh rute Solo -Jogja - Magelang - Borobudur.
Bahkan ia rutin bersepeda memantau situasi di masyarakat untuk melihat langsung kondisi sebenarnya, baik itu di hari libur maupin di sela-sela kegiatan dinasnya.
Berita Terkait
-
Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya
-
Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Tanggapi Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ganjar Pranowo Desak DPR Segera Bentuk Pansus Pemilu
-
4 Pilihan Sepatu Lari Lokal Lycan, Ada yang Dipakai Ganjar Pranowo
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI