SuaraBatam.id - Satu Tempat Hiburan Malam di kawasan Batam Center, harus ditutup Satpol PP karena beberapa pegawainya reaktif, saat Antigen Test yang dilakukan Tim Terpadu pada, Sabtu (5/2/2022) lalu.
Penutupan serta pengecekan di lokasi THM ini dilakukan, setelah laporan dari Tim Satgas Covid-19 mengenai salah satu pegawai yang positif terpapar Covid-19.
"Kedatangan kami Sabtu kemarin ke lokasi THM itu, karena ada salah satu pegawai mereka yang positif. Jadi maksud kami ke sana memang untuk melakukan tracing ke pegawai yang lain. Dan ada beberapa yang reaktif saat Antigen di tempat," ujar Kasatpol PP Batam, Reza Khadafi saat ditemui di Pemko Batam, Senin (7/2/2022).
Temuan reaktif para pegawai di THM yang berada di Batam Center ini, diakuinya dalam rangka razia Protokol Kesehatan (Protkes), yang dilaksanakan bersama tim terpadu di seluruh Kecamatan yang ada di Batam.
Pada saat melakukan uji Antingen, lokasi THM tersebut diakuinya tengah beroperasional, dan juga tengah melayani pengunjung.
"Namun memang sasaran kita awalnya kesana memang rekan kerja dari salah satu pegawai yang sebelumnya telah dinyatakan positif. Sementara bagi para pengunjung, hanya berupa himbauan agar tetap menerapkan protkes saat berada di lokasi. Dan meninggalkan lokasi saat selesai makan di tempat tersebut," terangnya.
Penutupan di lokasi THM tersebut, juga dilaksanakan kurun waktu maksimal 10 hari kedepan, setelah pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pihak management.
"Mulai hari ini penutupan nya, tadi pihak management juga sudah memberikan surat pernyataan. Maksimal bisa seminggu atau lebih dari 10 hari," lanjutnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan pemanggilan terhadap management salah satu Cafe yang berada di kawasan Bengkong, pada pelaksanaan razia tim terpadu.
Baca Juga: Update Covid-19 di Batam: 164 Orang Positif, Batam Kota dan Bengkong Zona Merah
Pada saat didatangi, pihaknya menemukan pelanggaran kelebihan kapasitas pengunjung.
"Memang saat kami datang mereka pakai masker semua, tapi pengunjungnya sudah over kapasitas. Untuk itu terpaksa kami himbau meninggalkan cafe, dan management juga kami panggil hari ini," tegasnya.
Pemanggilan yang dilakukan terhadap management Cafe dan THM tersebut, diakuinya sebagai bentuk peringatan pertama dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Pihaknya juga menegaskan, bahwa kegiatan razia protkes sudah kembali diaktifkan, dan akan berjalan setiap hari.
"Ini peringatan pertama, apabila kami kembali lagi dan mereka tetap membandel. Kita akan berikan peringatan kedua, hingga kita akan tutup apabila tetap mengulangi kesalahan," tegasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak