SuaraBatam.id - Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Batam menyerahkan langsung 250 sertifikat lahan untuk masyarakat Kelurahan Karas.
Sertifikat itu diserahkan dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tahun 2023 di Kecamatan Galang, Jumat 4 Februari 2022.
Wali Kota Batam, Rudi yang hadir langsung dalam kegiatan musyawarah mengatakan pemberian sertifikat ini merupakan program pemerintah, pihaknya ingin tanah-tanah yang dimiliki atau ditempati warga memiliki legalitas yang jelas.
“Karena itu mohon segera diurus agar semua tanah bapak dan ibu sekalian memiliki sertifikat. Saya bersama BPN akan berusaha membantu mempercepat prosesnya,” kata Rudi, melansir mediacenterbatam.
Kepala BPN Batam, Makmur Siboro mengatakan memberikan sertifikat tersebut merupakan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL). Ada sekitar 250 sertifikat yang dibagikan.
“Sisanya masih ada 230 lagi yang sedang berproses, mudah-mudahan segera selesai,” kata Makmur.
Makmur berpesan kepada masyarakat yang belum mengurus untuk segera melengkapi semua dokumen. Sehingga Pemko Batam dan BPN Batam dapat terus mendorong untuk mempercepat penyelesaiannya.
“Mudah-mudahan semua tanah di Kelurahan Karas ini segera bersertifikat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina Rudi, sejumlah Anggota DPRD Batam dan Kepala OPD Pemko Batam.
Baca Juga: Jokowi Bagikan 600 Sertifikat Tanah untuk Warga Dairi Diapresiasi DPR
Berita Terkait
-
8.093 Berkas Sertifikat Tanah Warga Jakarta Mandek, DPRD Desak Percepatan Penyelesaian
-
Hashim Djojohadikusumo Mau Bagi-bagi 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Sempat Mandeg Sejak 2019, Sertifikasi Tanah Warga Jakarta Butuh Dana Pemerintah Pusat
-
Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur