SuaraBatam.id - Kenaikan UMK 2022 Rp 35 ribu atau 0,85 persen masih dianggap tak masuk akal bagi kalangan buruh di Batam.
Aktivis buruh Batam, Ramon menyebutkan jika minimal kenaikan UMK Batam, minimal 5,1% hal yang logis.
Tak sepakatnya para buruh dan pemerintah daerah dengan angka kenaikan tersebut menjadi pemicu aksi buruh di Batam.
"Banyak aspek lain yang bisa kita lihat. Selain harga pangan, juga bisa lihat dari kelayakan tempat tinggal dan transportasi. Dengan besaran UMK segitu, saya kira itu belum layak untuk diberikan kepada pekerja yang sudah lebih dari 1 tahun bekerja di perusahaan," ujar Ramon, beberapa waktu lalu, dikutip dari Batamenews, 14 Januari 2022.
Harusnya, UMK Batam naik lebih dari 5 persen atau minimal di angka 5,1 persen. Bukan tanpa alasan, Ramon menilai landasan yang jadi rujukan kenaikan upah ialah inflasi dan pertumbuhan ekonomi.
"Penyesuaian minimal 5,1 persen karena kita lihat dari website Bank Indonesia bahwa perkiraan inflasi tahun 2022 ini diangka 1,6 persen. Lalu pertumbuhan ekonomi ada di 3,2 sampai 3,7 persen. Kalau misalkan penyesuaiannya itu berapa, berarti 1,6 ditambah 3,5 itu dapatnya 5,1 persen," ujar Ketua Serikat Pekerja Serikat Buruh (SPSB) Kota Batam itu.
Ramon turut menyoroti pemerintah baik Pemko Batam maupun Pemprov Kepri yang terkesan mengelak saat ingin ditemui oleh massa aksi. Hal itu menambah kekecewaan kaum buruh yang hingga kini terus turun ke jalan menyuarakan hak-hak mereka.
Berita Terkait
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Anak Sekolah Rawan Terinjak di Demo Makan Gratis Batam: Siapa yang Harus Diseret ke Hukum?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Viral Data SPMB Batam Diduga Bocor, 1.495 Dokumen Pribadi Tersebar