SuaraBatam.id - Kuasa Hukum Ustaz Yusuf Mansyur masih membantah tudingan investasi bodong yang menyasar kliennya adalah tidak benar.
"Melakukan penggiringan opini dengan mengatakan bahwa Ustaz Yusuf Mansur adalah penipu, pembohongan publik, investasi bodong. Padahal faktanya, investasi itu ada, bukan bodong. Yang namanya bodong kalau fakta bisnisnya objeknya itu tidak ada," kata Kuasa Hukum Ustaz Yusuf Mansur, Deddy DJ.
Menurutnya informasi yang beredar merupakan penggiringan opini yang dilakukan sejumlah pihak.
Beberapa di antaranya ialah penggugat Yusuf atas dugaan wanprestasi ke Pengadilan Negeri Tangerang.
Untuk itu, Ustaz Yusuf Mansyur melaporkan sejumlah pihak yang disebutnya melakukan penggiringan opini.
"Klien kami dalam hal ini Ustaz Yusuf Mansur mengambil langkah hukum yang tegas terhadap oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan popularitasnya Ustaz Yusuf Manusr untuk mencari keuntungan diri pribadinya," kata Deddy DJ dilansir dari HITZ INFOTAINMENT pada Rabu, (12/1/22).
Adapun beberapa orang yang dilaporkan Yusuf Mansur adalah inisial P, D, L, dan N.
"Yang kita laporkan ada beberapa orang, salah satu di antaranya adalah aktor intelektual yang membuat bola liar seakan-akan YM itu adalah penipu."
Deddy DJ menyebut adanya 'aktor intelektual' yang senegaja ingin merusak nama baik Ustaz Yusuf Mansur.
Baca Juga: Soal Pelaporan Ferdinand Hutahaean, Pengacara: Mestinya Dahulukan Mekanisme Syariat
"Ada sebuah grand design yang pengen menghancurkan nama baiknya Ustaz Yusuf Mansur. Hari ini kita laporkan aktor intelektualnya, termasuk orang-orang yang sengaja kemarin melakukan gugatan.
Berita Terkait
-
Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong
-
Kasus Febrie Adriansyah Segera Dilimpahkan, Kuasa Hukum Soroti Penyitaan Aset Rp846 Miliar
-
Kuasa Hukum BTN Siap Somasi, Ini Fakta di Balik Klaim Dana Rp17 Miliar
-
Kuasa Hukum Bantah Kematian Sutrimo Terkait Perkara Febrie Adriansyah
-
Febrie Adriansyah Bantah Terima Rp 40 Miliar dari Tan Kian:
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin