SuaraBatam.id - Seorang pelajar mengalami kecelakaan tunggal di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Naas, nyawanya tak tertolong.
Diketahui pelajar tersebut bernama Era (16) mengendarai motor Yamaha Jupiter MX BP 4314 TS.
Kecelakaan tunggal itu terjadi di Jalan MT Haryono, Desa Ekang Anculai, Minggu (9/1/2022).
Dikutip dari Batamnews, Kasatlantas Polres Bintan AKP Kartijo mengatakan, korban saat itu berkendara dengan kecepatan tinggi tanpa menggunakan helm dari Simpang Penaga menuju Simpang Lagoi.
"Korban berkendara sendirian dengan kecepatan tinggi dari Jalur Lintas Barat Penaga menuju Simpang Lagoi," ujar Kartijo, Senin (10/1/2022).
Setibanya di jalur tikungan, motor yang digunakan korban hilang kendali. Lalu korban bersama motornya terjatuh dan terseret ke sebelah kiri jalanan dan masuk ke dalam parit.
Saat masuk ke dalam parit, kata Kartijo, kepala korban terbentur bibir parit beton tersebut. Sehingga mengalami luka parah di bagian kepala.
"Bagian kepalanya bercucuran darah. Akibatnya korban meninggal dunia di lokasi kejadian," jelasnya.
Ketika itu juga polisi mendapatkan kabar dan melakukan evakuasi terhadap korban bersama kendaraannya. Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat lalu dibawa ke rumah duka Jalan Pelita Baru, Kecamatan Seri Kuala Lobam.
Kartijo berpesan kepada pengguna jalan raya khususnya kendaraan roda dua untuk selalu menggunakan helm. Karena helm dapat melindungi bagian vital pengendara.
"Kita himbau kepada seluruh pengendara untuk gunakan helm. Terus taati aturan lalulintas dengan tidak mengemudikan kendaraan diatas ambang kelajuan. Ingat keselamatan itu lebih utama," ucapnya.
Baca Juga: Kronologi Personel Polres Gunungkidul Meninggal dalam Kecelakaan Tunggal Saat Akan Pulang
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Bawa Sajam, Pria Tanpa Identitas Ditemukan Terjatuh di Jalur Busway Yos Sudarso
-
Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik
-
Menepi Sejenak di Bintan: Menikmati Pantai, Kuliner, dan Wellness dalam Satu Resor
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak