SuaraBatam.id - Kondisi keuangan daerah Tanjungbalai Karimun terdampak, sebab banyak anggaran yang direcofusing untuk penanganan Covid-19.
Sehingga, Pemda juga memangkas anggaran untuk honor para pegawai. Tidak hanya gaji pegawai honor, tunjangan atau tukin bagi ASN juga terdampak.
"Meskipun honor atau gaji ada pemotongan, tapi kita tetap mempertahankan mereka dan tidak merumahkan," ucap Firman.
Dalam kondisi tersebut, pemkab Karimun juga masih mempertahankan pegawai honorer atau kontrak.
Tidak ada pengurangan atau pemberhentian pegawai honorer di masa pandemi Covid-19 yang masih melanda.
"Kita masih pertahankan dan tidak ada kita lakukan pemberhentian atau pemutusan kontrak," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Karimun, Firmansyah kepada Batamnews, Selasa (4/1/2022).
Pegawai juga tidak dilakukan perpanjangan kontrak. Baik itu melakukan pelanggaran atau sudah masuknya usia untuk pensiun.
Dia berharap di tahun 2022 ini, kondisi dapat kembali normal dan anggaran yang sebelumnya dialihkan untuk penanganan Covid-19 dapat difungsikan seperti sedia kala dan gaji pegawai honor juga dapat dinaikkan kembali.
Baca Juga: Buntut Kontrak Honorer Disetop, Massa di Meranti Protes Bakar Seragam Dinas
Berita Terkait
-
Suzuki Karimun Wagon R Hadir Lagi: Kebal Bensin Etanol hingga 85 Persen, Harga Cuma Segini
-
Mendagri Larang Kepala Daerah Rekrut Honorer Baru: Datang Jam 8 Pulang Jam 10, Cuma Jadi Beban!
-
5 Mobil Bekas Under 100 Juta yang Cepat Laku pas Dijual Kembali, Aset Likuid untuk Dana Darurat
-
Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara
-
Puncak Arus Balik Lebaran Kawasan Belawan-Batam
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia
-
Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas