Menurut studi di Journal of Cosmetic Dermatology, menghilangkan bulu ketiak efektif untuk meminimalkan bau ketiak.
3. Banyak Bakteri Penyebab Bau
Beauty, kita semua memiliki campuran bakteri baik dan jahat yang hidup di permukaan kulit, termasuk kulit di ketiak kita lho.
Dan menurut Dr. Garshick, biasanya bakteri ini berada dalam keadaan seimbang. Tapi terkadang keseimbangan itu bisa terganggu dan menyebabkan pertumbuhan berlebih dari bakteri 'jahat' tertentu. Nah itulah yang akhirnya membuat bau badan lebih buruk atau lebih intens.
4. Pengaruh Obat
Perlu kamu ketahui Beauty, penyebab ketiakmu tetap bau meski sudah mandi bisa juga disebabkan karena pengaruh obat-obatan yang kamu konsumsi lho. Karena, beberapa obat ternyata berpotensi menyebabkan hiperhidrosis atau keringat berlebih.
Adapun, menurut review Drug Safety, beberapa obat-obatan yang berpotensi menyebabkan hiperhidrosis diantaranya:
- Inhibitor kolinesterase seperti Aricept, Razadyne dan Exelon, digunakan untuk mengobati Alzheimer dan demensia
- Inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) seperti Zoloft, Prozac dan Lexapro, digunakan untuk mengobati depresi dan kecemasan
- Opioid seperti Vicodin, Percocet dan OxyContin, digunakan untuk mengobati rasa sakit
- Antidepresan trisiklik seperti Norpramin, Elavil dan Pamelor, digunakan untuk mengobati kondisi termasuk depresi dan OCD
5. Mengalami Infeksi
Jangan disepelekan, bintik seperti jerawat atau berisi nanah di ketiak juga bisa menjadi penyebab bau lho.
Baca Juga: Harapan Besar Firli Bahuri Ke Jokowi Di Hari Antikorupsi Sedunia
"Kita semua memiliki folikel rambut kecil di ketiak, dan ketika rambut tersebut dicukur, ada banyak pintu masuk kecil bagi bakteri yang berpotensi bermasalah untuk masuk dan menyebabkan apa yang tampak seperti rambut yang tumbuh ke dalam. Tapi kalau berisi nanah, bisa jadi itu infeksi " jelas Dr. Garshick.
Jadi, kapan sebaiknya kita harus ke dokter?
Terkadang menjadi lebih bau dari biasanya mungkin tak perlu dikhawatirkan, terutama jika tindakan di rumah seperti mengoleskan antiperspirant dengan benar, mencukur atau mencuci dengan sabun antibakteri bisa menyelesaikan masalah.
Tetapi jika kamu secara konsisten memiliki ketiak yang bau setelah mandi, atau bau tersebut tampaknya juga berasal dari bagian lain dari tubuh, segera hubungi dokter.
"Ini bisa menjadi tanda-tanda penyakit medis seperti penyakit hati, diabetes atau ketidakmampuan untuk memetabolisme makanan atau obat-obatan tertentu," kata Dr. Goldstein.
Berita Terkait
-
4 Sabun Mandi Charcoal untuk Atasi Kusam & Bau Badan, Auto Segar Seharian!
-
5 Cara Menghilangkan Bau Ketiak di Baju yang Membandel, Praktis Modal Bahan Dapur
-
3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna
-
Ketiak Mudah Bau dan Berkeringat? Begini Cara Merawatnya
-
Rekomendasi Deodorant Glycolic Acid untuk Mencerahkan Ketiak Hitam Sesuai Arahan Dokter
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi
-
Warga Nongsa Unjuk Rasa, Protes Air Rumah Mati Tapi di Data Center Mengalir
-
Pemadaman Listrik Total, Warga Tanjungpinang dan Bintan Bakal Gelar Aksi
-
Blackout Hari Ketiga, Warga Bintan Kesulitan Air Bersih dan Komunikasi