SuaraBatam.id - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi siapkan antisipasi masuknya varian baru Omicron ke Batam. Diketahui, varian baru Corona Omicron sudah masuk ke Singapura dan Malaysia.
Skenario antisipasi bakal segera dibahas dalam rapat bersama dengan musyawarah pimpinan daerah (Muspida) pada Selasa (7/12/2021).
“Selasa kami undang Muspida untuk rapat, termasuk juga perwakilan dari Provinsi Kepri,” ujar Rudi, Sabtu (4/12/2021).
Ia menyampaikan, sebagai kepala daerah tingkat II, dirinya tidak memiliki wewenang untuk memutuskan lalu lintas antar negara maupun antar-kabupate/kota di dalam negeri, karena itu merupakan wewenang Presiden RI.
“Apa kebijakan pak Presiden akan saya laksanakan,” katanya.
PMI Bisa Jadi Masalah
Namun di samping itu, Rudi mengaku tetap akan melakukan proteksi untuk masyarakat Batam. Seperti dengan mengikuti SE Satgas COVID-19 No. 23/2021, bahwa pelaku perjalanan luar negeri wajib karantina 10 hari.
“Awalnya hanya 7 hari, tapi sekarang jadi 10 hari, hal ini cukup bagus, karena lebih aman, inkubasi virus hanya 7 hari saja,” jelasnya.
Akan tetapi setelah itu, menurutnya akan muncul masalah baru, yaitu kesiapan Kota Batam dalam melaksanakan proses karantina bagi para PMI. Karena setiap harinya kedatangan PMI berjumlah kurang lebih 200 orang.
“Kalau 10 hari, tinggal dikali saja, berati ada 2 ribu orang PMI yang kita tampung,” kata Rudi.
Baca Juga: Waspada Omicron, Anies Tunda Turnamen IYC 2021 dan Soft Launching JIS
Sehingga banyak hal yang perlu dipersiapkan, yaitu kesiapan makanan mereka, kesiapan tempat karantina, tenaga medis yang menjaga para PMI, dan koordinasi petugas lapangan.
“Kalau ditampung di rusun, rusun kita aja hanya tinggal beberapa blok saja, sedangkan jumlah mereka besar,” ucapnya.
Selain itu, permasalahan lainnya jika ada PMI yang terpapar Covid-19, menurut Rudi harus dibahas kembali dengan cermat. Maka dari itu rapat bersama mendatang perlu dilakukan, agar dapat menentukan langkah berikutnya.
Berita Terkait
-
Kenali Virus Corona Varian Nimbus: Penularan, Gejala, hingga Pengobatan Covid-19 Terbaru
-
Alert! Kasus Covid-19 Indonesia Naik Lagi, Vaksin Masih Gratis?
-
7 Gejala Omicron Kraken, Paling Cepat Menular Dibanding Varian Lain
-
6 Gejala Omicron BF.7 yang Banyak Dikeluhkan, Varian Sudah Masuk Indonesia!
-
Covid-19 Subvarian Omicron BN.1 Masuk Jakarta, 24 Orang Sudah Terpapar
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
Terkini
-
Bermula Monyet Masuk Gardu, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235,4 Triliun
-
Nelayan Anambas Terombang-ambing Berhari-hari hingga Lautan Malaysia
-
Warga Diperiksa Polda Kepri usai Kritik Blackout Batam, Siapa Pelapornya?
-
Kabut Asap Menipis, Siswa di Batam Kembali Belajar ke Sekolah