SuaraBatam.id - Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepri membatalkan rencana pembangunan pasar baru di kilometer delapan atas Tanjungpinang.
Pemda lebih memilih merevitalisasi pasar baru kota Tanjungpinang yang telah ada.
"Hal ini dikarenakan berbagai pertimbangan yang dilakukan pihaknya, yang mana salah satunya masih terkendala masalah lahan," ungkap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Disperindag Provinsi Kepri Burhanuddin di Tanjungpinang, Jum'at (12/11).
Menurut Burhanuddin, revitalisasi pasar ini masuk dalam list program anggaran pada Dana Alokasi Khusus di Kementerian PUPR tahun 2022 mendatang
"Dari awal Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah pun memastikan mendapatkan alokasi anggaran dari pemerintah pusat guna pembangunan pasar baru di ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang," tegas Burhanuddin.
Burhanuddin mengatakan bahwa untuk alokasi anggarannya sendiri sebesar sekitar Rp 60 Miliar lebih.
"Nantinya, untuk teknis pelaksanaannya program pembangunan revitalisasi pasar baru tersebut akan dilaksanakan pemerintah kota Tanjungpinang," kata Burhanuddin.
Nantinya, pembangunan ini akan kita langsung serahkan ke Pemerintah Kota Tanjungpinang, mengingat pasar baru Tanjungpinang berada dibawah pengawasan Pemerintah kota Tanjungpinang.
Baca Juga: Jadwal Kapal Batam-Tanjungpinang Beserta Syarat Penyeberangan Terbaru
Berita Terkait
-
Tiba-Tiba IHSG Anjlok 2 Persen
-
Nasib UMKM RI: Modal dan Akses Pasar Jadi Tantangan
-
MSCI Buka Opsi Status Standalone, BEI Hadapi Tantangan Kepercayaan Investor
-
Jelang Natal dan Tahun Baru, Mendagri Tekankan Pentingnya Penyaluran Bansos & Operasi Pasar
-
OJK Respons Pernyataan Wakil Ketua DPR Dasco soal Indonesia Bikin Lembaga Rating Sendiri
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur