SuaraBatam.id - BP Batam selaku pemilik aset melakukan sterilisasi gedung asrama haji Batam, Rabu (20/10/2021). Hal itu dilakukan karena tak ada pasien isoleasi (nihil kasus) yang menempati gedung itu.
Apalagi masa karantina terpadu pasien Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) di Asrama Haji juga telah berakhir.
Selanjutnya gedung asrama Haji akan kembali dikomersialkan BP Batam.
Sterilisasi ini dilakukan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam.
Sterilisasi dilakukan untuk memastikan kondisi ruangan di Asrama Haji dalam keadaan bersih, steril dan aman.
General Manager Unit Usaha Hunian, Gedung, Agribisnis dan Taman BP Batam, Herawan mengatakan, kegiatan itu bersifat preventif.
Gedung Raudhah, Shafa, Marwah berikut area selasar dan area manasik haji disemprot dfisinfektan. Sarana pendukung seperti kamar, bangku taman, kursi tamu, dan area terbuka lainnya juga dilakukan hal yang sama
“Penyemprotan dilaksanakan secara bertahap dengan dukungan dari RSUD Embung Fatimah,” terangnya, Rabu (20/10/2021).
Pihaknya juga melakukan penyemprotan secara mandiri, upaya ini sudah ketiga kalinya dilakukan.
BP Batam juga telah mengganti 387 tempat tidur baru untuk menambah kenyamanan dan keamanan calon tamu yang akan menginap di Asrama Haji.
Baca Juga: 10 Manfaat Susu Beruang, Khasiatnya Baik untuk Kesehatan Tubuh
Meski sempat dijadikan sebagai Instalasi Gawat Darurat (IGD) sementara karena meningkatnya jumlah pasien di IGD RSUD Embung Fatimah, namun ruang aula tersebut tidak digunakan bagi pasien OTG.
Akan tetapi IGD darurat tersebut belum sempat digunakan merawat pasien Covid-19, karena jumlah kasus yang terus menurun.
Padahal ketika itu, ruang IGD darurat telah diperlengkapi tempat tidur, tabung oksigen, serta ruangan khusus bagi nakes yang bertugas.
“Sehingga seluruh sarana-prasarananya dikembalikan ke RSUD Embung Fatimah,” jelas Herawan.
Disinfeksi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ingin menyewa aula Asrama Haji, baik kegiatan pernikahan, rapat atau pertemuan lainnya.
“Status PPKM Batam yang sudah turun membuat banyak masyarakat menanyakan kesediaan ruangan untuk disewakan. Saat ini kami tengah berupaya optimal untuk memastikan kenyamanan dan keamanan calon tamu Asrama Haji, agar ruangan yang ditempati nantinya steril dan aman dari Covid-19,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Persiapan Gereja Katedral Jakarta Jelang Natal 2025
-
Demi Makanan Bergizi Aman, BGN Dorong Sterilisasi dan Penggunaan Air Galon di SPPG
-
Jakarta Targetkan 21 Ribu Ekor Hewan Penular Rabies Disterilisasi di 2025
-
Strerilisasi 1.000 Kucing di Jakarta, Pramono Raih Rekor MURI
-
Sterilisasi Gereja Katedral Jakarta untuk Natal 2024
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
PLN Batam Ungkap Penyebab Blackout di Kepri: Monyet
-
Warga Batam Diminta Waspada: Kualitas Udara Memburuk, Jarak Pandang Terbatas
-
Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar
-
BRI Borong 36 Penghargaan TBCCI 2026 Berkat Inovasi Layanan BRImo dan Sabrina
-
Blackout Batam, Bahlil Ungkap Dugaan Penyebab dan Buka Opsi Kompensasi