SuaraBatam.id - Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Komarudin Watubun mengatakan Harvey Malaiholo adalah sosok yang dipastikan akan melanjutkan perjuangan Jimmy Demianus Ijie di DPR RI.
Mengutip KabarPapua.co -- jaringan Suara.com, Komarudin menjelaskan, posisi Jimmy Ijie digantikan Harvey Malaiholo sesuai dengan aturan negara. Sebab, penyanyi tersebut berada pada urutan kedua dalam Pemilihan Legislatif atau Pileg.
“Saat itu Harvey Malaiholo berada di urutan kedua, otomatis dia yang menggantikan posisi (almarhum) Jimmy Demianus Ijie dan meneruskan perjuangan aspirasi dari masyarakat Papua Barat. Ini adalah aturan negara, jadi tidak bisa digantikan begitu saja,” tegas Komarudin di Aston Niu Hotel Manokwari, usai rapat kerja daerah (Rakerda) di Papua Barat, Minggu 10 Oktober 2021.
Harvey Malaiholo, kata Komarudin, dipilih oleh rakyat Papua pada saat pemilihan dengan mengantongi suara terbanyak kedua setelah almarhum Jimmy Ijie. ”(Jadi) bukan partai menentukan tapi hanya proses saja, sedangkan yang berhak melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) adalah DPR RI,” jelasnya.
Komarudin mengatakan kursi DPR RI tidak dapat digantikan orang lain walaupun ada aspirasi masyarakat Papua. “Maaf tidak bisa seperti itu, negara Indonesia punya aturan maka kita harus menghargai akan hal itu,” tegasnya lagi.
Terkait komitmen untuk orang asli Papua, Komarudin memastikan PDIP sangat mendukung. Hal itu terbukti banyak kepala daerah orang asli Papua yang kini memimpin daerah dari PDIP.
“Perjuangan Otonomi Khusus 25 persen untuk kabupaten yang diangkat orang Asli Papua, saya Ketua Pansusnya, jadi tidak perlu ragu komitmen PDIP terhadap OAP,” ucap Komarudin.
Berita Terkait
-
Tenggat Oktober 2026, Prabowo Diminta Segera Bentuk Timsel KPU 20272032
-
PDIP Buka Sekolah Partai untuk Gen Z, Bantah Anak Muda Apolitis
-
Respons Inisiatif PKS Soal Ijazah Gibran, Komarudin PDIP: Dulu Saya Bicara Malah Dibully
-
Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla
-
Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla