SuaraBatam.id -
Bosan berwisata ke pantai? Batam punya beberapa lokasi wisata selain pantai. Saat ini wisata Batam mulai bervariasi, satu di antaranya menawarkan wisata agro, berupa kebun dan area persawahan.
Ada beberapa lokasi wisata agro dan persawahan yang dikembangkan di kawasan agro wisata BP Batam. Wisata agro dan persawahan di Batam tersebar di kawasan Sekupang.
Bila kamu berniat untuk berwisata agro berikut rekomendasinya yang dikutip dari seniberjalan.com
1. Sawah Jambu Madu Batam
Sesuai namanya, wisata agro ini didominasi dengan pemandangan pohon jambu biji jenis jambu madu dan jambu kristal. Buahnya dapat kamu dipetik atau dibeli untuk dibawa pulang pada musim panen.
Sementara area persawahan berada di bagian belakang. Rasa rindu pada kampung halaman mungkin dapat terobati dengan pemandangan yang disuguhkan.
Apalagi disediakan pondok sebagai lesehan duduk sambil menikmati pemandangan sawah. Satu lagi yang menarik di tempat ini adalah tersedia wahana bermain labirin dan rumah pohon, sehingga sangat cocok untuk anak-anak.
Sebagai tambahan, biaya masuk ke Sawah Jambu Madu adalah Rp 10ribu per orang.Anak-anak di bawah 5 tahun tidak dikenakan biaya masuk.
Harga sewa pondok di Jambu Madu Rp 60ribu perpondok.
Baca Juga: Kompak! Budayawan Tolak Pertunjukan Glow di Kebun Raya Bogor
2. Jambu Marina
Tidak berbeda dengan sawah jambu madu, wisata agro Jambu Marina juga didominasi dengan pohon jambu biji dan area persawahan. Hanya saja, ada beberapa fasilitas tambahan seperti wahana berkuda dan kolam ikan.
Selain itu juga tersedia tempat-tempat berfoto dengan latar belakang yang menarik.
Biaya masuknya sedikit lebih mahal ketimbang Jambu Madu. Kita membayar Rp18 ribu per orang namun diberi opsi tambahan minuman, tinggal pilih jus jambu biji atau air kemasan.
Untuk layanan kuda tunggang Rp50 ribu dan naik delman Rp 25 ribu.
3. Agro Piknik
Berita Terkait
-
Strategi Perum Jasa Tirta II Jaga Pasokan Air ke Sawah saat Kemarau
-
Kacang Hijau: Penyelamat Sawah Saat Kemarau dan Jalan Rezeki Tak Terduga
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
-
Inisiatif Pilah Sampah Warga Srengseng Sawah Bakal Tampil di Dutch Design Week 2026
-
Terhimpit Sawit, Bagaimana Orang Rimba di Jambi Berjuang Kurangi Ketergantungan Pangan pada Pasar?
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV