SuaraBatam.id - Seorang pria ditemukan tewas tenggelam di tempat wisata Danau Biru Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat lalu.
Pria tersebut diketahui bernama Zainudin asal Tanjungpinang. Ada dugaan tindakan kriminal dalam kejadian itu.
Kepala Basarnas Tanjungpinang, Miswadi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan mengenai orang tenggelam di Danau Biru dari Polres Tanjungpinang.
Ketika itu diturunkan 8 personil ke lokasi kejadian dan melakukan pencarian.
"Kita dapat laporan dari Anggota Satreskrim Polres Tanjungpinang Jam 13.20 WIB. Bahwa ada korban tenggelam di Danau Biru. Jadi kita langsung tugaskan 8 personil untuk ke lokasi kejadian," ujar Miswadi.
Dalam operasi pencarian ini, pihaknya juga mengerahkan berbagai alat perlengkapan. Mulai dari rubber boat, alat selam, palkom, palmedis/evakuasi dan pakaian Covid-19.
Kemudian juga melibatkan instansi lainnya. Seperti Polres Bintan, TNI, BPBD Bintan, Tagana Bintan, dan masyarakat setempat. Diperkirakan lokasi korban tenggelam pada koordinat 1°58'8.00"U 104°36'48.00"T.
"Sampai Jam 17.30 WIB pencarian belum membuahkan hasil," jelasnya.
Dari hasil koordinasi dengan Polres Tanjungpinang, bahwa korban dinyatakan telah hilang sejak 5 September 2021. Kemudian setelah dilakukan penyelidikan ditemukan mobil korban dalam kondisi rusak parah di Area Danau Biru.
Baca Juga: Gara-gara Seikat Daun Singkong, Pria di Lampung Utara Bacok Pemilik Kebun hingga Tewas
Kuat dugaan hilangnya korban terdapat indikasi tindakan kriminalitas. Sehingga dimungkinkan korban tenggelam di Danau Biru.
Namun setelah dilakukan pencarian tim gabungan tidak berhasil menemukan korban. Sehingga pihak keluarga dan personil gabungan sepakat untuk menutup operasi pencarian ini.
"Kasus korban hilang ini akan di dilanjutkan penyelidikannya oleh pihak kepolisian. Maka operasi pencarian ini dihentikan dan ditutup," katanya.
Berita Terkait
-
Kontak Tembak di Nduga Papua: 2 Anggota OPM Tewas, TNI Sita Senjata dan Rp88 Juta
-
Pembunuh WNI Isaac Hansen Averino Bebas dari Hukuman Penjara Jerman
-
Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe
-
Polisi Tembak Polisi, Pengacara Sebut Pelaku Kerap Dibully Teman Seangkatan Korban
-
Polisi Tembak Polisi, Muncul Dugaan Ada Tersangka Lain di Kasus Pembunuhan Bharatu Valdo
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak