SuaraBatam.id - Sekilas daging sapi wagyu terlihat seperti daging biasa. Padahal daging ini termasuk daging istimewa di dunia.
Beberapa chef dan kalangan artis sering mengulas daging ini. Daging ini punya keistimewaan baik dari segi rasa maupun tampilan.
Apa sih keisitimewaan daging wagyu?
Wagyu seperti disadur dari laman Robb Report, Minggu (19/9/2021), umumnya daging wagyu sendiri diolah menjadi steak yang sangat empuk, berlemak, dan kaya umami, telah identik dengan kemewahannya seperti halnya kaviar atau truffle hitam.
Ada beberapa hal menarik tentak steak wagyu yang masih belum banyak diketahui orang.
Sederhananya, wagyu berarti wa (Jepang) dan gyu (sapi) atau sapi Jepang. Pengucapannya wah-gyoo, bukan wah-goo. Wagyu pada awalnya adalah hewan rancangan yang dipilih karena ketahanan fisiknya. Hewan ini memiliki lebih banyak sel lemak yang menyimpan sumber energi.
Potongan daging sapi terbaik yang kaya dan lezat ini langsung larut begitu menyentuh lidah. Meski dimasak dengan medium atau medium-well, rasa dagingnya tetap juicy.
Perbedaan Wagyu Amerika dan Wagyu Jepang
Selain teknik peternakan sapi yang berbeda, perbedaan besar antara Wagyu Amerika dan Wagyu Jepang adalah ras murni, di mana Wagyu Amerika adalah hasil persilangan.
Baca Juga: Diklaim Tarik Minat Warga, Bulog Sumut Minta Tambahan 28 Ton Daging Kerbau Impor
Karena itu, Wagyu Amerika tidak memiliki rasa umami yang manis seperti Wagyu Jepang dan tidak se-meleleh saat dikonsumsi. Namun hal ini bukan berarti bahwa Wagyu Amerika tidak enak.
Di Jepang, ada 4 ras Wagyu, seperti Japanese Black (dominan diekspor ke AS), Japanese Brown (di AS disebut Red Wagyu), Japanese Polled, dan Japanese Shorthorn. Produksi daging sapi Wagyu di Jepang sangat diatur ketat. Hanya genetika yang terbukti baik yang disimpan untuk dikembangbiakkan.
Olahan Daging Wagyu yang Lezat dan Sehat
Rasa unik dan kelembutan daging wagyu yang highly marbled membuatmu mendapat pengalaman makan yang tak tertandingi. Itulah mengapa daging wagyu menjadi daftar menu utama di banyak restoran mewah.
Ahli kesehatan menemukan rasio lemak tak jenuh tungguh dan lemak jenuh lebih tinggi di dalam wagyu dibandung daging sapi lainnya. 40% asam stearate memiliki dampak minimal dalam meningkatkan kadar kolesterol.
Kandungan asam linoleate 30% lebih banyak dari jenis daging sapi lainnya juga memiliki sedikit efek buruk kesehatan. Sehingga kandungan wagyu baik untuk kesehatan manusia.
Berita Terkait
-
Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya
-
Promo Hypermart di Akhir Maret 2026: Daging, Minyak, hingga Susu Dijual Lebih Murah
-
Harga Pangan Nasional Pasca-Lebaran: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi Naik
-
Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal
-
Daging Sapi Mahal Jelang Lebaran, Alarm bagi Sistem Distribusi Pangan Nasional
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga