Performa luar biasa berkat strategi “Smartphone x AIoT” untuk meningkatkan konektivitas antar perangkat
Pada kuartal kedua 2021, segmen produk IoT dan gaya hidup mencatatkan pendapatan 20,7 miliar yuan yang setara dengan 35,9% YoY.
Dalam periode ini, pengapalan global untuk smart TV dari Xiaomi melampaui 2,5 juta unit dan berhasil mempertahankan posisi paling depan. Berdasarkan laporan dari All View Cloud, pengapalan TV pintar menempati peringkat nomor satu untuk 10 kuartal dan tetap pada peringkat lima besar global.
Produk gaya hidup dan IoT juga tumbuh pesat di pasar luar China, dibuktikan dengan pendapatan yang naik 93,8% YoY. Kesuksesan itu disumbangkan oleh sejumlah produk yang diterima dengan baik oleh pengguna seperti skuter elektrik, smart TV, smart band, dan smart watch.
Per 30 Juni 2021, jumlah perangkat IoT yang terkoneksi (kecuali smartphone dan laptop) pada platform AIoT mencapai 374,5 juta unit yang menunjukkan pertumbuhan 34% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pengguna yang memiliki lima perangkat atau lebih yang terkoneksi ke platform AIoT mencapai 7,4 juta orang atau naik 44,5%. Sementara itu, pengguna aktif bulanan dari aplikasi Mi Home tumbuh ke 56,5 juta atau naik 38,6% YoY.
Pendapatan dari jasa internet mencatatkan rekor dalam pertumbuhan, pengguna luar China terus tumbuh
Bisnis layanan internet Xiaomi mempertahankan momentum pertumbuhan dengan pendapatan yang dicatatkan sebesar 7 miliar yuan yang menunjukkan pertumbuhan 19,1% YoY pada Q2 2021. Jumlah pengguna terus meningkat pesat dan mencatatkan pertumbuhan tertinggi di Q2 2021. Pada bulan Juni 2021, pengguna aktif bulanan (MAU) dari MIUI meningkat 32,1% menjadi 453,8 juta pengguna, sementara dari China sendiri sebanyak 124 juta.
Produk dan layanan diterima dengan baik di sejumlah pasar di luar China
Pendapatan dari pasar luar China pada Q2 2021 naik 81,6% YoY yang mencapai 43,6 miliar yuan atau menyumbang 49,7% dari total pendapatan Xiaomi.
Baca Juga: 4 Cara Backup Foto dan Video di Google Drive agar Tetap Aman
Berdasarkan laporan dari Canalys, pangsa pasar Xiaomi ada di lima besar di 65 pasar dan nomor 1 di 22 pasar yang 10 diantaranya mencapai peringkat satu untuk pertama kalinya. Asia Tenggara disebut dalam laporan keuangan ini melalui performa yang luar biasa selama kuartal kedua. Xiaomi menempati peringkat pertama di Asia Tenggara dengan pangsa pasar 28,2%.
Performa kanal online di luar China juga menunjukkan potensi menjanjikan karena pada paruh pertama 2021 berhasil menjual lebih dari 10 juta unit smartphone (tidak termasuk di India), atau naik 60% dibandingkan tahun sebelumnya.
Prioritas pada inovasi teknologi dan pengembangan bakat untuk menopang pertumbuhan
Xiaomi tetap teguh dalam mengejar kemajuan teknologi demi memperkuat bisnisnya. Pada kuartal kedua 2021, Xiaomi mencatatkan pengeluaran sebesar 3,1 miliar yuan untuk riset dan pengembangan atau naik sebesar 56,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bulan Juli 2021, Xiaomi memulai pembangunan pabrik pintar Changping yang terletak di Distrik Changping di Beijing. Pabrik ini direncanakan untuk memiliki kapasitas produksi tahunan hingga 10 juta unit smartphone premium. Pabrik pintar seperti ini diyakini bakal berperan penting dalam meningkatkan teknologi dan mendorong efisiensi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis