SuaraBatam.id - Tim penyekatan yang bertugas di titik Simpang Sari Jaya Hotel, Nagoya, Batam, Kepulauan Riau berhasil mendata 170 warga untuk mendapatkan vaksinasi.
Angka sementara ini didapatkan dari hasil penjaringan yang dilakukan oleh Tim kepada seluruh pengendara yang melintas dari arah Jodoh menuju Pusat Perbelanjaan Nagoya Hill Batam pada Senin (12/7/2021) siang.
"Sesuai arahan yang ada dalam SE nomor 32 tahun 2021, maka para pengendara wajib menunjukkan identitas dan juga kartu vaksin. Tapi ternyata banyak juga warga yang gak bisa tunjukkan kartu vaksin," papar Lurah Lubuk Baja, Iskandar yang ditemui di lokasi, Senin (12/7/2021).
Selaku penanggung jawab, Iskandar juga menuturkan bahwa pelaksanaan penyekatan di berbagai titik pada Kecamatan Lubuk Baja, akan berlangsung pada pukul 08.00 - 20.00 wib setiap harinya.
Bagi mereka yang tidak dapat menunjukkan kartu vaksin, selanjutnya akan didata sesuai KTP, dan nomor telepon untuk kemudian akan diberikan informasi mengenai pelaksanaan vaksinasi oleh Pemko Batam.
"Para warga yang sudah didata akan diberitahu kapan waktu pelaksanaan vaksin. Mereka diminta wajib datang dan menerima vaksin," paparnya.
Pelaksanaan penyekatan di hari pertama berjalan kondusif, dan tidak ada masyarakat yang menentang petugas.
Di lokasi yang sama, Putra salah seorang warga yang tertahan di Pos Penyekatan mengaku mendukung penuh langkah yang diambil pemerintah ini.
"Saya belum vaksin karena masih menunggu, tapi saya dukung penuh kebijakan ini agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam," tegasnya.
Baca Juga: Syarat Naik Kereta Api Selama PPKM Darurat untuk Jarak Jauh dan Dekat
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Siap-siap, Menteri Sri Mulyani Kasih Kode PPKM Darurat Diperpanjang Hingga Enam Minggu
-
Curhat Ibu Muda Hamil Kondisi Positif Covid, Rasa Cemas Dita Menggunung Hadapi Persalinan
-
Alhamdulillah, Nakes di Jawa Barat Dapat Bantuan Alat Tempur untuk Lawan COVID-19
-
Sepekan PPKM Darurat Diterapkan, Wagub DKI: Masih Banyak Perusahaan Melanggar
-
Bupati Banyumas Sebut Ada Bayi Meninggal karena COVID-19, Diskes: Baru Kemungkinan
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
UMKM Desa Sumowono Semarang Berkembang Pesat Berkat Program Desa BRILiaN BRI
-
BRI Hadirkan Solusi Pembiayaan UMKM Lewat Desa BRILiaN di Desa Wisata Hendrosari Gresik
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga