SuaraBatam.id - Pelabuhan Domestik Sekupang harus menggukan kartu vaksin COVID-19. Sebab pemberlakuan surat vaksin untuk perjalanan keluar dari Kota Batam, Kepulauan Riau sudah berjalan.
Penumpang yang akan berangkat ke sejumlah daerah dalam wilayah Provinsi Kepri, diwajibkan untuk memiliki kartu vaksin.
Jika tidak ada sertifikat atau kartu vaksin, calon penumpang harus melakukan tes swab antigen dengan biaya Rp 150 ribu jika masih ingin berangkat.
Pemeriksaan di Pelabuhan Sekupang dilakukan di pintu masuk sebelum naik ke lantai dua untuk membeli tiket.
"Wajib ada kartu vaksin, kalau tidak ada harus tes antigen dulu," kata seorang petugas pemeriksaan di Pelabuhan Sekupang, Minggu (11/7/2021).
Petugas tersebut akan memeriksa kartu atau sertifikat vaksin calon penumpang untuk melakukan verifikasi.
Setelah itu, petugas akan meminta calon penumpang untuk memfoto data yang ada di handphone petugas, untuk diperlihatkan sebelum membeli tiket.
Namun, bagi yang belum vaksin karena alasan tertentu, dapat memperlihatkan surat keterangan dari dokter.
Tampak masih banyak calon penumpang yang belum melakukan vaksinasi. Sehingga, mereka harus melakukan tes antigen agar dapat bepergian.
Baca Juga: Kebut Capaian Vaksinasi, Pemkot Jogja Luncurkan JSS
"Iya mas, belum vaksin. Nanti pas sampai di Balai mau vaksinnya," ucap seorang calon penumpang tujuan Karimun.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Festival Literasi Batam #1, Solusi Peningkatan Mutu Pendidikan dan Literasi di Kota Batam
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Listrik Padam Ganggu Rapat Pemkot Batam, Layanan Online Lumpuh-Jalanan Macet
-
Blackout Batam, Sinyal Internet Ikut Lenyap di Tanjungpinang dan Bintan
-
Pemadaman Listrik Massal, Warga Batam Serbu Mal demi Cas HP dan Dapat Sinyal
-
21 Orang Positif Narkoba Terjaring Razia Polda Kepri di Batam
-
Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Gerakkan 500 Relawan untuk Kelola Sampah