SuaraBatam.id - GOR Megat Alang Perkasa di Stadion Sepak Bola Busung batal menjadi lokasi karantina bagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bintan lantaran Pemprov mengaku tidak memiliki anggaran untuk merenovasi ruangan di gedung tersebut menjadi kamar isolasi.
Sebelumnya, Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bintan, Ramlah mengatakan, bakal menjadikan GOR Megat Alang Perkasa sebagai lokasi isolasi.
Lokasi itu dipilih karena tempatnya yang dianggap aman lantaran lokasi cukup jauh dari pemukiman warga. Selain itu, lokasi tersebut didukung fasilitas yang cukup baik.
"Beberapa logistik seperti kasur dan lainnya sudah didistribusikan di sana," ujar Ramlah, Kamis (17/6/2021) kemarin.
Namun, keputusan itu dibatalkan setelah Pemprov Kepri meminta Pemkab Bintan memilih tempat lain. Alasannya tidak lain karena anggaran yang tak bisa dibayarkan dan juga prosesnya butuh waktu lama karena berkenaan dengan aset.
"Kini tempat isolasi cadangan itu sudah dialihkan ke Kecamatan Gunung Kijang," kata dia, melansir Batamnews --jaringan Suara.com.
Untuk lokasi isolasi yang baru tersebut telah disepakati yakni penginapan yang bernama Kunang-kunang. Lokasinya tepat berada di belakang Jembatan Kawal.
Penginapan ini memiliki 40 kamar. Masing-masing kamar berisikan 2 tempat tidur jadi untuk daya tampung keseluruhannya bisa ditempati sebanyak 80 orang.
"Itu sudah termasuk 3 kamar untuk para petugas. Jadi 37 kamar lah untuk pasien positif Covid-19 yang isolasi," katanya.
Baca Juga: Lebih Dari Setahun Sepi Pengunjung, Wisata Mancanegara Lagoi Bertahan Kala Pandemi
Pemprov Kepri bakal sepenuhnya menanggung biaya dari sewa penginapan. Sementara Pemkab Bintan akan dibebankan pengelolaan seperti penugasan tenaga kesehatan (nakes), obat-obatan, kebutuhan logistik konsumsi dan lainnya.
Untuk pengoperasiannya pemilik penginapan minta waktu 2 minggu kedepan. Karena penginapan ini sudah tidak difungsikan selama pandemi covid-19 dan sarannaya juga banyak yang tidak berfungsi sehingga butuh pembersihan dan perbaikan.
"Sementara barang-barang yang sudah kami antar ke GOR Megat Alang Perkasa akan ditarik kembali," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 di Kota Solo Tinggi, Gibran Siapkan Hotel Jadi Tempat Isolasi Terpusat
-
Sesaknya Nafas Nakes RSDC Wisma Atlet Saat Pasien Covid-19 Membludak
-
GAWAT! Kasus COVID-19 Bogor Pecah Rekor, Jumlah Pasien Tembus 204 Orang Per Hari
-
Cerita Nakes Kesulitan Napas karena RSD Wisma Atlet Penuh, Pasien Covid-19 Sedih
-
Daftar Ketersediaan Tempat Tidur Kosong Pasien COVID-19 di Rumah Sakit Banten Siang Ini
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah
-
Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal
-
Dikabarkan Tewas, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Dikontrak Rp600 Juta
-
Gegerkan Warga, Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Dalam Kamar