SuaraBatam.id - Sebuah video ceramah yang menyinggung dua mantan presiden, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Soekarno terkait kebijakan mereka dalam menyikapi komunisme di Indonesia viral di media sosial.
Video lawas yang memperlihatkan penceramah Alfian Tanjung itu salah satunya diunggah oleh kanal Youtube Brondi TV.
Konten dengan judul Soekarno Sangat Cinta PKI Dengan Membuat Nasakom’ yang tayang sekira satu bulan yang lalu tersebut memperlihatkan Alfian Tanjung menyebut Soekarno sangat mencintai komunis.
“Soekarno sesungguhnya sangat i love you (cinta) dengan komunis,” kata Alfian Tanjung dalam video tersebut.
Ia lantas menambahkan, banyak orang di Sumatera sudah mengetahui dan memahami bahwa Soekarno cenderung ke arah komunis.
Sehingga, menurut Alfian, hal ini ditunjukkan pula saat presiden pertama Indonesia itu mendirikan partai PNI dengan menggunakan formula Nasakom.
“Orang-orang Sumatera itu sangat paham, sangat tahu bahwa Soekarno boleh dibilang sebenarnya lebih cenderung ke komunis karena dia mendirikan PNI menggunakan formula Nasakom,” ujar dia, mengutip dari Terkini.id (jaringan Suara.com).
Bahkan, penceramah itu juga mengklaim, pemberontakan PKI sebenarnya bakal digelar pada 1971. Namun saat itu, menurut dia, Soekarno menyampaikan pidato luar biasa yang membela PKI.
“Pemberontakan PKI itu sebenarnya diagendakan 1971. Karena pada waktu ulang tahun PKI ke-45, pidato Soekarno sangat luar biasa. ‘Woi para Kapitalis, lihatlah Aku telah bersama PKI. PKI adalah pelindungku, siapa yang ganggu PKI akan Aku lawan’. Itu pidato Soekarno,” tuturnya.
Baca Juga: Sebut PDIP Lagi Frutasi, Rocky Gerung: Kalau Pemilu Sekarang, Demokrat Jauh di Atas
Tidak hanya Presiden Soekarno, ia juga menyinggung langkah Ketua Dewan Pembina Partai Demoktrat SBY saat masih menjabat Presiden RI.
Ia menuduh, SBY dengan sengaja membebaskan ratusan kader PKI golongan A dari penjara Pulau Buru pada 2005 lalu.
“Pada zaman Pak SBY tahun 2005 telah membebaskan 245 orang-orang PKI di Pulau Buru. Saya tidak menuding, ini fakta! Pak SBY lah yang membebaskan kader-kader PKI golongan A,” ujarnya.
Belakangan, video ini kembali viral. Namun demikian, belum dapat diketahui atau dipertanggungjawabkan terkait kebenaran dari video tersebut.
Berita Terkait
-
Sindir SBY Soal PKI, Ustaz Alfian Tanjung: Ini Fakta! Pak SBY Bebaskan Kader PKI
-
Begini Penampakan Patung Bung Karno Berkuda di Kemenhan
-
Ferdinand ke Prabowo Subianto: Mewujudkan Cita-cita Bung Karno Bukan Hanya dengan Patung
-
Ustaz Alfian Tanjung Sindir Pedas Ahok: PKI Contohnya Yah Ahok
-
Cerita Megawati Saat Bung Karno Bikin Panik Karena Tak Bisa Berkuda
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant