SuaraBatam.id - Total 1.300 orang pekerja di pusat perbelanjaan di Kota Batam, Kepulauan Riau menjalani vaksinasi COVID-19 sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh komunal.
"Vaksinasi ini juga bagian dari upaya kita menangani COVID-19. Usai divaksin semua masih tetap wajib menerapkan protokol kesehatan," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi karyawan dan penyewa toko di pusat perbelanjaan Nagoya Hill, Sabtu (29/5/2021).
Ia berharap vaksinasi dapat mengantisipasi kemungkinan penularan COVID-19 di pusat perbelanjaan. Terlebih wabah di Batam saat ini terus melonjak.
"Mudah-mudahan kita bisa melewati gelombang ketiga," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi.
Wali Kota menambahkan, saat ini pihaknya membuat kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat demi menekan angka penularan COVID-19.
Ia berharap kebijakan itu didukung masyarakat, termasuk pengelola, penyewa dan pekerja pusat perbelanjaan dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Mari sama-sama kita melawan COVID-19 ini dengan protokol kesehatan 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," tuturnya.
"Pasien OTG kami kumpulkan di Asrama Haji untuk menjalani masa karantina demi memutus rantai penyebaran COVID-19," sambungnya.
Menurut dia, kebijakan itu relatif efektif, demi memastikan warga positif COVID-19 tanpa gejala menjalani karantina mandiri dan tidak menyebarkan virus kepada orang lain.
Baca Juga: Acara Perpisahan Sekolah Dibubarkan Satgas Covid-19, Ini Alasannya
"Kita punya kewajiban menyelamatkan nyawa orang lain dan tidak menularkan virus kepada orang lain," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Gegara Kasus Covid-19 Melonjak usai Lebaran, Pemkot Bekasi Tunda Tatap Muka 80 Sekolah
-
Akhir Mei, Kasus COVID-19 Sumatera Selatan Bertambah Jadi 23.903 Pasien
-
Jangan Kepedean, Kemenkes: Hasil Tes Antigen atau PCR Negatif Bukan Jaminan Aman
-
Minta Maaf, Menkes Budi Sebut DKI Provinsi Terbaik Tangani Covid-19
-
Ngeyel, Satgas Covid-19 Bubarkan Pesta Pernikahan di Sumut
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak