Perjuangan menjadi PMI di Malaysia juga tidak selalu berjalan mulus, Aini mengaku pernah pulang ke Batam melalui jalur tikus. Ia tidak mengingat dengan jelas lokasi pelabuhan tempat mereka bertolak dari Malaysia.
Ia hanya mengingat, saat itu gelap dan begitu tiba di Batam, mereka langsung disuruh masuk ke dalam bus untuk menuju rumah masing-masing.
“Pokoknya itu buat takutlah, saya tak mau pulang dengan cara begitu lagi, itu antara hidup dan mati,” kata dia.
Saat ini, Aini memang sudah tidak berniat lagi bekerja di Malaysia. Suaminya yang sedang berada di Kalimantan tidak mengizinkan lagi dirinya bekerja di Malaysia. “Besok, tanggal 17 suami saya ke sini (Batam), jadi bisa kumpul lagi,” katanya.
Di kamar Rusun itu, Aini tidak sendiri, Ia bersama dengan seorang Warga Negara Indonesia (WNI) yang juga warga Batam, Yati. Mereka bertemu ketika di Kapal saat bertolak dari Malaysia.
Yati juga sempat menjadi PMI, namun setelah itu Ia menikah dengan Warga Negara Malaysia. Pada saat lebaran ini, Ia memang sengaja pulang ke Batam untuk bertemu dengan anak dan cucunya.
Berniat ingin memberikan kejutan, Yati malah tertahan di tempat karantina. Ia tidak tahu jika ada aturan yang mewajibkan mereka harus dikarantina selama 5 hari.
“Saya hanya tahu, kalau sampai di Batam tunjuk surat negatif Covid-19 bisa langsung pulang ke rumah, rupanya sampai sini harus karantina,” ujarnya.
Ia mengaku kepulangannya ke Batam sudah direncanakannya sebulan lalu. Bagi mereka yang ingin pulang ke Indonesia wajib mendaftar dulu di website.
Baca Juga: Umar Patek, Terpidana Teroris Kasus Bom Bali Dapat Kado Remisi Lebaran 2021
Setelah itu, mereka akan diberikan jadwal oleh pihak Konsulat Indonesia di Johor. Dengan berbekal surat jalan dari Konsulat, mereka diperbolehkan untuk keluar dari Malaysia.
“Walaupun belum ketemu anak cucu, saya merasa senang sudah sampai Batam, tunggu beberapa hari lagi nanti pasti bisa ketemu,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen